Sempat Terlantar, Pejalan Kaki Tewas dan Pengendara Vespa Kritis

DOLOK MASIHUL-M24 | Kecelakaan akibat cuaca hujan terjadi di jalan umum Dolok Masihul, Galang. Tepatnya di Dusun I, Desa Dolok Manampang, Kec Dolok Masihul, Kab Sergai. Sempat terlantar, seorang pejalan kaki akhirnya tewas di tempat.

Menurut warga sekitar, Maman (34), awalnya Dimas Pratama Tanjung alias Dimas (18), warga Dusun I, Desa Sarang Ginting, Kec Dolok Masihul, Kab Sergai mengendarai Vespa BK 6734 MAG datang dari arah Dolok Masihul menuju Galang, Selasa (24/7) sekitar pukul 19:15 WIB. Hujan deras yang turun diduga membuat jarak pandang Dimas terputus.

Setiba di lokasi, Vespa yang dikendarainya menabrak seorang pejalan kaki. Dimas juga terlempar dan tak sadarkan diri. Karena hujan deras, kedua korban pun sempat terlantar. “Kebetulan ada pengendara kreta yang melintas lalu teriak minta tolong sehingga warga setempat keluar dan menolong korban,” tutur Maman, Rabu (25/7).

Loading...

Saat ditemukan, lanjut Maman, pejalan kaki yang mengenakan baju hijau, celana pendek dan berkulit sawo matang diperkirakan berusia 40 tahun sudah tewas dengan kepala berlumuran darah. Luka tampak di bagian kepala, kaki serta telinga. Sementara Dimas mengalami luka robek di bagian kepala, tulang pipi retak, luka robek di bagian wajah.

Oleh warga ia sempat dilarikan ke bidan setempat kemudian dirujuk ke RS Grand Medistra, Lubukpakam. Maman memastikan jika korban tewas bukan warga setempat.

Petugas Satlantas Polres Sergai yang mendapat informasi pun meluncur ke lokasi. Jasad korban tewas kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi kemudian dititipkan ke RS Sultan Sulaiman Sergai.

“Korban tewas pada peristiwa lakalantas di Dolok Masihul tidak diketahui identitasnya. Bagi warga yang kehilangan keluarga agar melaporkan ke Satlantas Polres Sergai,” himbau Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Selamat Manalu. (darmawan)

Loading...