Sesaat Tiba di KNIA, Kafilah MTQN XXVII Asal Banten Tewas

Peti jenazah korban

KUALANAMU-M24 | Sesaat tiba di Kuala Namu International Airport (KNIA), Abdurahman Mahmun, kafilah MTQN XXVII asal Banten tiba-tiba sesak nafas. Sempat mendapat perawatan medis, pria 58 tahun ini dinyatakan meninggal dunia.

Manajer Humas KNIA Wisnu Budi Setianto saat dikonfirmasi wartawan menuturkan warga Jln Kimung RT 002/004, Kel Belendung Tangerang, Banten, tiba dengan pesawat Sriwijaya Air nomor SJ 016.

Baru sampai di terminal kedatangan, Mahmun tiba-tiba mengalami sesak nafas dan perih di ulu hati. Melihat kondisi itu, personel Avsec bersama teman satu rombongan Mahmun, melakukan pertolongan awal dan dibawa ke petugas ke kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara. Dari kantor kesehatan bandara itu, korban selanjutnya dirujuk ke RS Grand Medistra.
“Berdasarkan informasi, korban meninggal dunia pada sekira pukul 07.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 15.20 WIB, jenazahnya dikembalikan dengan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-399 ke Cengkareng,” pungkasnya.

Loading...

Sementara itu Humas RS Grand Medistra Lubukpakam, Emra Sinaga menjelaskan saat upaya medis dilakukan maksimal, korban kelahiran 30 Januari 1960 itu menghembuskan nafas terakhir.
“Korban dirujuk dari KKP Kualanamu dan meninggal karena sakit jantung,” kata Emra Sinaga.

Lanjut Emra, usai disholatkan, jasad korban kemudian dibawa ke KNIA untuk selanjutnya dibawa ke kampung halamannya. “Tadi hadir Pak Kadis Kesehatan Sumut Agustaman bersama staf dan rombongan kafilah asal Banten,” katanya. (yan febri)

Loading...