STNK dan BPKB Gak Siap-Siap, Beru Karo Ngamuk di Kantor Samsat

KARO-M24 | Kesal karena surat mobil miliknya tidak juga selesai-selesai setelah sebulan lamanya, Darsim Ginting dan istrinya R Beru Karo warga Desa Gurusinga, Kec Berastagi mengamuk di Kantor UPT Samsat Kabanjahe.

“Pemerintah selalu menuntut masyarakat membayar pajak. Tapi saat pengurusan mereka (Petugas Samsat Kabanjahe) malah mempersulit. Kita malah dibola-bolakan. Mereka mau menipu kami. Pajak itu sudah dibayar Rp5.000.000 dan bukti pelunasan ada sama kami. Kenapa mereka menyuruh dibayar kembali karena belum disetor pegawainya. Kita tidak mau tau itu, kan ada kwintasi sama saya bahwa pajak sudah saya bayar lunas,” ujar Darsim didampingi istrinya kepada M24, kemarin.

Di tempat yang sama, salah seorang yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan bahwasanya dirinya juga diperlakukan sama seperti pasutri itu. Petugas Samsat menyuruhnya untuk membayar kembali. “Persoalan di dalam kita tidak perlu tau, kewajiban sudah kita penuhi, sekarang hak kami silahkan berikan. Jangan ditipu masyarakat inilah,” katanya.

Loading...

Informasi yang beredar di kantor Samsat Kabanjahe, salah seorang pegawai yang sudah bekerja kurang lebih 7 tahun di sana telah menipu masyarakat yang mengurus pajak kendaraan mereka.

Ketika dikonfirmasi, Kepala UPT Samsat/BPPRDSU, H Pasaribu berdalih belum mengetahui hal tersebut. “Coba nanti saya panggil Kepala UPT Samsat yang lama. Biar kita cakapkan dulu karena saya pun baru menjabat di Samsat ini,” bilangnya. (sekilap)

Loading...