Tabrakan di Depan Kantor Camat, Pengendara Smash Batuk Darah

12

SUNGGAL-M24 | Dua kreta terlibat kecelakaan di Jln TB Simatupang, Kel Sunggal, Kec Medan Sunggal, persis di depan kantor Camat Medan Sunggal, Selasa (4/9) sekira pukul 21.00 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan seorang pengendara sempat batuk darah. Seorang lagi menderita luka di kepala.

Info diperoleh, kecelakaan melibatkan kreta Yamaha Jupiter MX BK 3723 OU yang ditunggangi Riko Simbolon (30) warga Sri Gunting dan kreta Suzuki Smash BK 5295 DU yang dikendarai Burhanuddin.  Riko melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pinang Baris menuju Jln Sunggal. Sementara Burhanuddin hendak menyeberang dari arah Jln Sunggal ke arah Jln Seroja. Riko tak menyadari keberadaan kreta yang dikendarai Burhanuddin. Jupiter MX yang ditunggangi Riko menghantam kreta yang ditunggangi lelaki berusia 42 tahun itu.
“Dari sana masuk kreta MX itu, nggak ada lampu kretanya. Mabuk kurasa yang naik Jupiter itu, karena mulutnya bau tuak,” ucap Buyung, saksi mata.

Akibat tabrakan itu, Burhanuddin yang merupakan warga Jln Kail, Medan Labuhan, mengalami luka di wajah dan kepala. Warga mengevakuasi Burhanuddin ke RS Bina Kasih, di Jln TB Simatupang.
“Sempat batuk tadi bapak itu, keluar darah dari mulutnya. Kurasa luka dalam lah bapak itu,” jelas Buyung lagi.

Sementara Riko, usai kejadian berusaha kabur. Beruntung seorang warga memberi informasi tabrakan itu ke Polsek Sunggal, yang tak jauh dari lokasi.
Petugas bergegas ke lokasi. Lalu seorang warga mengaku melihat Riko berjalan ke arah Jln Sunggal, dalam kondisi berlumuran darah.

Ipda JB Simamora yang menjadi perwira pengawas (Pawas) mengejar dan mengamankan Riko tak jauh dari warung Ikan Bakar Indra. Dalam keadaan kepala bocor, Riko dibawa ke RS Bina Kasih. Selepas itu dia diboyong ke Mapolsek Sunggal.

Disinggung tudingan warga jika Riko dalam keadaan mabuk, Ipda JB Simamora belum bisa memastikan. “Nanti petugas (Unit) Lantas aja yang meriksa. Memang ada tadi warga yang bilang mulutnya bau tuak,” bebernya.
Terpisah, Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu Syahri Ramadhan, tak bisa dikonfirmasi terkait status Riko Simbolon pascatabrakan tersebut. Sebab, pesan yang dikirim via WhatsApp tak kunjung berbalas. (tiopan)

Loading...