Todongkan pistol di BPTN, perampok bawa 148 jeti

12

PERCUT-M24 | Bermodal senjata api (senpi) jenis pistol, seorang pria menjarah Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN). Cash box berisi uang Rp148 juta dibawa kabur.

Perampokan bersenjata api terjadi di Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) Payment Point Tembung, Jln Medan-Batangkuis, Pasar 9 Badar Klippa, Kec Percut Sei Tuan, Selasa (10/7) pagi. Kasus ini pun dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Informasi dihimpun metro 24 di lokasi, pagi itu, pegawai BTPN, Leli Hasibuan didampingi security BTPN, Alfisyar (31), warga Gg Pelita, Desa Bandar Klippa, Kec Percut Sei Tuan baru mengambil uang pembayaran pensiun nasabah sebesar Rp148 juta dari kantor cabang BTPN Jln Putri Hijau, Medan. Uang tersebut disimpan dalam cash box.

Sekitar pukul 08:30 WIB, mereka tiba di BTPN Payment Point Tembung. Keduanya lalu menjalankan tugasnya masing-masing. Sekitar 20 menit berselang, mobil Avanza warna hitam (nomor polisi tidak diketahui) tiba di depan kantor. Seorang pria mengenakan jaket motif jas warna hitam, masker, bertopi dan kaca mata turun dari mobil. Sembari menjinjing tas, pria tersebut masuk ke dalam Bank.

Dengan cepat, pelaku yang identitasnya belum diketahui itu langsung menodongkan senjata api (senpi) jenis pistol kepada Alfisyar yang berada di dalam Bank. Kemudian pelaku mengarahkan pistol kepada Lili Hasibuan yang berada di meja kasir. Kemudian pelaku merampas cash box berisi uang Rp148 juta yang baru mereka ambil tadi.

Setelah mendapatkan targetnya, pelaku keluar dari Bank dan berlari menuju mobil Avanza hitam yang terparkir di depan Play Station (PS) 3, tepatnya di samping gedung BTPN itu. Selanjutnya mobil tersebut tancap gas ke arah Batangkuis.

Leli dan Alfisyar sempat keluar BTPN sembari menjerit. Namun warga tak dapat berbuat banyak. Karena pelaku yang diduga berjumlah tiga orang itu sudah berlalu. “Tadi mereka langsung kabur dengan cepat naik mobil Avanza warna hitam. Kelihatan pelakunya ada tiga orang,” sebut salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Awak media kemudian mendatangi Play Station 3 di samping gedung BTPN. Menurut pekerjanya, Mulia Riski (18), warga Pasar 9, Kec Bandar Klippa, Kec Percut Sei Tuan, saat membuka usaha yang dijaganya, ia melihat dua pria turun dari mobil Avanza hitam tersebut.

“Saat itu seorang masuk ke dalam (Bank), sedangkan temannya berada di luar dan seorang lagi menunggu di dalam mobil sebagai sopir. Cuma saya enggak lihat pelaku menodongkan pistol. Tapi tak berapa lama,security dan karyawan Bank keluar dan bilang perampok. Sempat saya liat mobil pelaku langsung melaju kencang,” katanya.

Pihak Bank kemudian melaporkan peristia tersebut ke pihak kepolisian. Personel dari Polsek Percut Sei Tuan dibantu Polrestabes Medan tiba ke lokasi tak lama berselang.

Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, pihak Bank belum bersedia memberi keterangan terkait perampokan tersebut. “Pelaku yang masuk saya lihat hanya seorang, Bang. Karena kejadiannya cepat sekali,” beber Alfisyar saat membuat laporan di Polsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri SH SIK yang dikomfirmasi mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan seluruh keterangan saksi, barang bukti maupun pendukung lainnya guna menelusuri dan mengendus pelaku.

“Iya benar, kejadian pagi tadi. Kita masih mengumpulkan saksi untuk diambil keterangannya, termaksud petugas teller yang ditodongkan senjata oleh pelaku,” sebut Faidil Zikri.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, pihaknya masih menyelidikan pistol yang digunakan pelaku pada perampokan tersebut. “Pelaku hanya menodongkan, tanpa meletuskan senjatanya saat perampokan. Kita lidik ya. Tidak ada korban jiwa,” tuturnya. (irwan)

Loading...