Tukang Roti Jadi Korban, Awas!! Bandit Modus Nuduh Nabrak Keluarga

11

MEDAN AREA-M24 | Masyarakat harus lebih awas terhadap modus kejahatan dengan tuduhan menabrak keluarga. Setidaknya ini telah dialami oleh Hendrik. Akibatnya, tukang roti ini kehilang kreta Vario warna hitam putih BK 6751 AHS.

Peristiwa itu dialami oleh Hendrik di Jln Seksama, Kel Binjai, Medan Denai, depan Masjid Nurul Islam, Jumat (10/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Kepada M24, Hendrik yang bekerja di Amplas ini mengakui, dia baru keluar dari pabrik menuju ke rumah. Saat melintas di Jln Seksama dan menuju Jln Bahagia, kretanya dipepet dua pelaku dengan menggunakan kreta matic. “Aku disuruh berhenti,” bilang korban yang tinggal di Jln Pancurbatu, Medan, Senin (13/8).

Sambung Hendrik, dia dituduh menabrak bibi pelaku hingga sekarat. “Kau harus melihat bibiku. Karena kakinya patah kau tabrak. Kau tunggu di sini, aku pinjam kreta kau sebentar,” ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Korban yang kebingungan pasrah saja saat pelaku membawa kretanya. Dia baru tersadar 30 menit kemudian.  Hendrik coba bertanya kepada warga sekitar lokasi kejadian. Namun, warga menyebut kalau dirinyalah menyerahkan kreta kepada pelaku.
“Kata warga, mereka pakai baju batik dan mengenai helm,” jelas Hendrik.

Kapolsek Medan Area Kompol Jesmi Girsang melalui Kanit Reskrim Iptu P Hutagaol mengatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kasus tersebut akan ditindaklanjuti. Semoga pelaku terungkap,” bebernya. (wandi)

Loading...