Warga Percut Tewas Diseret Angkot KPUM

17

MEDAN-M24 | Mobil angkutan kota (Angkot) KPUM 515 warna kuning yang melaju kencang tiba-tiba hilang kendali. Seketika angkot menubruk kreta yang ada di depannya yang ditunggangi Rudy Andwar. Pria 53 tahun ini terseret-seret hingga masuk ke kolong angkot dan tewas.

Kecelakaan terjadi di Jln Asia arah menuju Jln Pandu tepatnya depan simpang Jln Kwantan, Medan Kota, Senin (30/7) pukul 08.30 WIB. Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani kepada wartawan menuturkan Rudy saat itu menaiki kreta Honda Revo hitam BK 3644 ACU. Pria yang tinggal di Jln Puyuh I, Kel Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Deliserdang, melaju pelan dari arah Asia Medan menuju Jln Pandu Medan.

Di belakangnya terdapat angkot KPUM 515 warna kuning BK 1735 EM yang dikendarai Fais Faturrahman (18) warga Jln Tembung Pasar III, Gg Kerakyatan, Medan. Saat itu angkot datang dari dengan kecepatan tinggi. Fais hendak mendahului mobil Avanza. Namuun, tiba-tiba Fais tak bisa mengendalikan angkotnya. Diduga dia mengalami rem blong.

Rudy seketika ditabrak angkot tersebut hingga dia terpental. Rudy yang terjatuh ke aspal dan terseret roda angkot sampai masuk ke kolong angkot. Rudy tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi luka koyak di kepala dan wajah, serta lecet di jari. Rudy meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Sopir angkot sempat melihat korban berada di depannya dengan jarak sekitar 3 meter sebekum menabrak. Akan tetapi, akibat rem blong, angkot yang dikemudikannya tidak dapat terkendali,” bebernya.

Atas kecelakaan tersebut, Revi melanjutkan, jenazah Rudy dievakuasi ke RSUD dr Pirngadi Medan. Sedangkan pengemudi dan angkotnya diamankan ke Polsek Medan Kota guna dimintai keterangannya. (ahmad)

Loading...