Menunggu Pelanggan Sampai Azan Subuh

272

PERBAUNGAN KOTA WARIA (2)

WAN-SERGAI Menjamurnya bencong di Perbaunggan ini ternyata menjadi saingan untuk mendapatkan para pengguna jasa mereka bahkan azan subuh berkumandang para waria-waria ini masih menjajakan jasanya bahkan suara azan subuh berkumandang bencong masih di exekusi.

Kali ini penuturan bencong bernama Anggi usia di perkirakan 30 tahun bencong yang satu ini memang agak bocor, sambil tertawa Anggi mengaku pernah  making love ( ML) kepada pria yang menggunakan jasa seksnya di pos damkar saat itu azan subuh sedang berkumandang ia masih di goyang di pos damkar tersebut.

“Sampai azan berkumandang bencong-bencong di sini belum pulang masih menunggu mangsa aku aja pernah ML di belakang kantor camat azan subuh berkumandang aku masih di goyang sama jantan” ucapnya terbahak.

Hampir setiap malam bencong-bencong ini mangkal di seputaran kantor  camat Perbaungan dan paling banyak di jumpai pada malam Kamis dan malam Minggu,  bagi waria ini ada yang sudah punya pelanggan tetap dan masih ada juga menunggu jasa pria lain, dalam praktiknya para bencong ini mempersiapkan kondom bagi yang ingin ML dengannya, dan kondom itu sengaja di sediakan gratis.

“Pakai kondom la kalau gak pakai itu mana licin bisa menjerit kami nahankan barang sebatang itu” ucap Anggi bencong berkulit putih ini.

Dikatakan Anggi hampir setiap malam ada lelaki yang menggunakan jasa bencong ini, namun waktunya di atas jam 12 malam.

“Biasanya di atas jam 12 malam baru ada yang mau pake kami bencong ini setiap malam ada aja yang datang” ucap Anggi.

Anggi mengatakan lokasi taman bunga yang ada tugu  berdampingan dengan kantor camat Perbaungan ini merupakan lokasi yang strategis bagi bencong karena lokasinya  remang-remang.

“Di taman ini la kami mangkal lokasinya remang-remang setiap malam kami di sini aja kalau gak ada pelanggan kami cerita di sini sampai pagi lokasinya remang-remang meski dekat  dengan kota kalau aku bilang bisa juga Perbaungan ini kota waria kali ya” ucap Anggi.

Loading...