Bupati Bengkalis marah dipagelaran seni budaya Mandau

28
Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE.MM dan Istri Kasmarni foto bersama siswa Akpol, Akabri Angkatan Laut, dan Duta Lingkungan Hidup Bengkalis Febiola R.Pratiwi (putra putri Mandau Pinggir)

Julieser Lumbanbatu-Bengkalis |Pagelaran seni dan budaya rakyat Mandau, yang juga merupakan hiburan rakyat Mandau, digelar di lapangan Simpang Pokok Jengkol Jalan Hangtuah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, kemarin (29/12/17) malam.

Acara dihadiri oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, SE.MM dan istri Kasmarni, para Kadis, Plt Camat Mandau Basuki Rachmad, AP.M.Si, Camat Bathin Solapan Iskandar, SE, para Lurah dan Kepala Desa, beberapa Kepala UPTD, Danramil 04 Mandau-Pinggir Kapten Y.Mendrofa, Kapolsek Mandau Kompol Ricki Ricardo.

Dalam sambutannya, bupati sempat marah kepada panitia pelaksana dan para pejabat pemerintah yang terlibat, karena masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh suku adat yang ada di Duri hanya segelintir berhadir.

Termasuk pagelaran dari suku-suku yang seharusnya ditampilkan malam itu tidak ada, yang ditampilkan panitia hanya artis dari Sumatera Barat bernama Yola dan beberapa penyanyi dari Duri.

” Kalau seperti ini, besok tidak perlu dibuat lagi acara ini, setahu saya kalau ada kegiatan hiburan seperti ini dengan mengundang artis, masyarakat sudah penuh memadati lapangan ini, tapi kalau kali ini, saya sangat kecewa, yang perlu hiburan itu masyarakat kita, bukan kita (para pejabat pemerintah yang hadir, red), kalau hanya untuk kita saja, tak perlu acara ini diadakan,” kata Bupati dengan nada marah.

Kedepannya, lanjut Bupati, hal-hal seperti ini jangan sampai terulang lagi, kepada panitia, Camat, Lurah dan Kepala Desa perlu mengkoreksi, mengevaluasi dan instropeksi diri, sia-sia kita mengadakan acara yang semegah ini, dan panggung yang megah juga, tangganya tinggi susah naik keatas.

“Dua hari lagi kita akan menghadapi tahun baru 2018, mari kita sambut dengan harapan baru dan semangat yang baru, maksudnya kita tinggalkan kegagalan-kegagalan selama ini, biarlah kegagalan itu menjadi cambuk bagi kita untuk meraih kesuksesan pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan lebih baik lagi, mari kita saling koreksi dan instrospeksi diri, badai pasti berlalu,” tutup Bupati.

Sebelumnya telah dilakukan acara pembukaan mulai pukul 16.00 WIB, Bupati dan para pejabat pemerintah dilingkungan Kecamatan Mandau belum hadir, hanya dihadiri penari dari suku Minang, Batak, Jawa dan Melayu.

Sementara tokoh-tokoh suku adat, tokoh masyarakat, yang ada di Duri tidak hadir, dan masyarakat hanya tampak segelintir orang yang melihat acara itu.

Sementara Ketua Panitia Frengki Napitupulu belum bisa dimintai tanggapannya, setelah mendengar Bupati marah.

Loading...