Ini Dia Cerita Bintang Bokep Dipaksa Layani 20 Laki-laki

M24.CO|JEPANG

Wajah diatas adalah wajah milik seorang wanita bernama Saki Kozai. Saki, yang berasal dari Jepang memiliki paras yang cantik, berusia masih muda, dan berkeinginan agar bisa menjadi seorang bintang.

Sayang, niatnya untuk menjadi bintang justru membuatnya malah terjebak dalam dunia hitam.

Dikutip dari Stomp menurut informasi dari AFP via The Straits Times, seorang pencari bakat khusus model awalnya melihatnya ketika ia sedang berada di salah satu jalan di Tokyo. Saki pun didekati dan ditawari pekerjaan.

Saki Kozai

Tak pelak, Saki yang berusia 24 tahun langsung merasa bahagia dan menerima tawaran dari agensi model pencari bakat tersebut, tanpa menunggu lebih lama lagi.

Akan tetapi, di hari pertama ia bekerja, Saki dibuat terperanjat karena ia harus melakukan hubungan badan di depan kamera.

”Aku tak mau melepas semua pakaianku. Yang bisa kulakukan hanya menangis,” ujar Saki kepada AFP, sembari menambahkan kalau ia tak bisa melarikan diri dalam situasi tersebut.

”Ada sekitar 20 orang mengelilingiku dan menunggu. Tak ada wanita yang mampu menolak saat dikelilingi dalam kondisi seperti itu,” ujarnya.

Enam tahun kemudian, Kozai pun mengikuti jejak wanita lain di Jepang yang berusaha untuk keluar dari industri gelap tersebut. Kozai, seperti wanita lainnya yang mengalami hal yang sama, juga menjelaskan jika ia akhirnya dipaksa bekerja di industri porno Jepang bernilai milyaran dollar.

Industri film dewasa memang sangat populer di Jepang. Sayangnya, sisi gelap dari industri ini jarang menjadi bahan pembicaraan, terutama oleh semua pihak yang berkecimpung di dalamnya.

Saki Zokai

Tak jarang, wanita yang berkecimpung di dalam bisnis ini menuturkan jika mereka seperti ditarik dan dipaksa melakukan adegan seks yang brutal di depan kamera, yang jelas-jelas, bertentangan dengan keinginan mereka.

Pada Juni 2016, tiga orang yang berprofesi sebagai agen di Tokyo berhasil diamankan dan diduga memaksa wanita untuk tampil dalam lebih dari 100 judul film porno. Insiden ini sempat menjadi buah bibir hingga memaksa negeri para samurai ini untuk mengatur ulang regulasi serta peraturan mereka dalam hal ini.(Sumber : Stomp / AFP)

Loading...
author