Ibu Hamil Suka Sakit Sehabis Tidur? Ternyata Obatnya Jahe!

134

M24.CO | Apakah kalian sudah tahu kalau jahe ternyata bermanfaat juga untuk sang ibu yang sedang hamil? Jahe dapat membantu ibu hamil untuk meringankan rasa sakit yang sering dialami pada pagi hari sehabis tidur seperti mual dan muntah tanpa efek samping pada janin yang dikandungnya.

Nah, hal tersebut juga sudah mendapatkan kesimpulan resmi dari beberapa literatur kesehatan di berbagai negara. Pada enam studi yang telah menguji jahe, ditemukan bahwa jahe dapat mengurangi rasa mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil Jahe juga bisa dibilang lebih baik daripada obat farmasi karena berbahan dasar alami.

Bahkan kandungan vitamin B6 dalam jahe, pada studi yang dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa efek jahe dapat menjadi penyembuh mual dan muntah terutama pada ibu yang sedang hamil. Hasil dari jurnal medis Obstetrics and Gynecology memberi kesimpulan bahwa tidak ada satu pun perempuan yang mempunyai masalah dengan kehamilan mereka ketika mendapat penelitian menggunakan jahe demikian laporan periset.

Data yang dikumpulkan oleh para periset memang terbilang masih agak kecil namun studi lain yang memang menguji efek dari jahe tersebut membuat kesimpulan yang sama yang baik untuk mengatasi mual dan muntah bagi si ibu hamil. Dr. Boyke mengatakan bahwa wanita yang sedang hamil 80% pasti mengalami sakit pada pagi hari. Rasa sakit itu dimulai dan mungkin akan terjadi selama trisemester dari total masa kehamilannya.

Namun bisa juga lebih panjang dari itu tergantung kekuatan fisik dari masing-masing ibu hamil. Dr. Boyke juga mendapat banyak pertanyaan apakah obat farmasi baik untuk mengatasi rasa sakit pada masa kehamilan, karena ibu hamil sangat khawatir akan berdampak pada sang bayi di karena kan obat tersebut berasal dari bahan farmasi. Beberapa dari mereka kemudian mencari alternatif, ada yang mengambil data dan informasi di internet, dapat info dari teman ke teman atau bahkan mencoba sendiri. Beberapa yang dicoba seperti mengonsumsi produk herbal, pengobatan akupuntur, konsumsi vitamin dan lainnya.

Nah, menurut dr. Boyke ada beberapa di antara mereka juga yang mendapatkan info mengenai manfaat jahe. Jahe yang digunakan bagi sebagian dari mereka merasa mual dan muntahnya mulai agak berkurang. Ibu-ibu hamil yang menggunakan jahe percaya pada obat jahe karena berasal dari obat alami dan bukan farmasi. Penelitian di Amerika Serikat sendiri sudah menjadi acuan karena dari 20 produk suplemen herbal yang memiliki tingkat penjualan tertinggi sebagian besar bahannya mengandung jahe. Dr. Francessca Borrelli telah mempelajari berbagai penelitian tentang jahe dari sebanyak 675 perempuan hamil.

Empat riset dari hasil penelitian tersebut menunjukkan hasil yang konsisten bahwa jahe mengurangi mual dan juga muntah. Jahe juga ternyata dapat mengurangi penyakit lain yaitu hyperemesis gravidarum. Di AS, jahe ternyata telah menjadi komoditi popular dan termasuk 20 produk suplemen herbal yang tertinggi tingkat penjualannya. Pada 2001, tingkat penjualan suplemen jahe mencapai USD 1,2 juta. Dr. Francesca Borrelli telah mempelajari berbagai penelitian jahe yang telah dilakukan oleh periset lain sebelumnya. Dia menemukan enam pengujian jahe pada 675 perempuan hamil yang menderita mual dan muntah. Empat riset menunjukkan secara konsisten jahe mengurangi mual dan muntah. Bahkan, jahe dapat mengurangi pada beberapa penyakit pagi hari yang lain seperti hyperemesis gravidarum. Responden dan partisipan riset ini selama tiga minggu mengonsumsi kapsul yang berisi 350 mg jahe atau kapsul berisi vitamin B6 tiga kali sehari. Jahe sangat efektif sebagai vitamin B6 yang mengurangi rasa mual dan muntah. Gejala sakit pagi hari berkurang pada hampir separuh lebih partisipan.(Red)

 

 

Loading...