Kapoldasu Dinobatkan Menjadi Marga Siagian

Ajak Masyarakat Untuk Tetap Menjaga Adat Istiadat dan Budaya

rajaaTOBASA-M24

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel didampingi Ketua Bhayangkari Sumut Hj. Yudaningrum mendapat penghormatan dan penghargaan dalam kunjungan kerjanya ke Toba Samosir (Tobasa), Kamis (24/11) sore.

Orang nomor satu di Polda Sumut ini diberikan penghargaan sekaligus penabalan marga Siagian, sedangkan Ketua Bhayangkari Sumut dinobatkan menjadi Boru Sitorus yang dilangsungkan di
Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba Samosir.

Penobatan marga Siagian kepada Kapoldasu dinobatkan oleh Raja Siagian diantaranya Bupati Tobasa Darwin Siagian, Irjen Pol (Purn) Drs. Logan Siagian, SH MH, AKBP (Purn) Drs. Harbangan Siagian, didampingi Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian dan keluarga besar Siagian lainnya.

Sedangkan penobatan istri Kapolda menjadi Boru Sitorus dinobatkan oleh yang mewakili Raja Sitorus yakni Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus bersama Sekda Tobasa Adi Murphy Sitorus didampingi keluarga besar Raja Sitorus lainnya.

Selain pemberian marga kehormatan, Kapoldasu juga melakukan dialog dan tatap muka dengan para tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan warga lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Toba Samosir Darwin Siagian didampingi sejumlah pejabat teras Tobasa menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kapoldasu ke daerah Toba Samosir, yang tetap memengang teguh kerukunan hidup antar umat beragama.

“Kehidupan antar umat beragama sangat baik di sini. Tidak ada yang perlu dikwatirkan terkait kerukunan antar umat beragama dan juga masalah keamanan,“ ujar Darwin Siagian mewakili elemen masyarakat Tobasa.

Pada kesempatan tersebut, Darwin juga menyampaikan program dan sejumlah langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini program Presiden Republik Indonesia Jokowi, terkait pengelolaan kawasan Danau Toba yang akan dikelolah oleh Badan Otorita Pariwisata Danau Toba termasuk dalam pemahaman Perpres nomor 49 tahun 2016 merupakan pusat Badan Otorita Pengelolah Kawasan Parawisata Danau Toba.

Kapoldasu Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Daniel MSi, menyampaikan apresiasinya atas upacara adat yang sangat berharga ini. “Ini suatu kehormatan bagi kami, dimana saya diberi marga kehormatan menjadi marga Siagian. Begitu juga dengan isteri saya diberi marga menjadi Boru Sitorus. Atas penghargaan dan kehormatan ini semua, saya menyampaikan terimakasih.” ujar Kapoldasu.

Tidak lupa lulusan terbaik Akpol diangkatanya ini juga menyampaikan, melalui upacara adat yang sangat berharga ini, dirinya bisa memetik makna tentang adat istiadat serta budaya itu sendiri. “Selain menjadi suatu kehormatan, lebih dari itu, walaupun kita berbeda suku dan juga agama,kita terkesan dengan keramahtamahan yang diberikan masyarakat Tobasa,” ujar Kapoldasu.

“Keramahtamahan masyarakat ini merupakan potensi yang besar bagi bangsa kita. Melalui adat istiadat dan budaya, rasa kekeluargaan dan serta toleransi. Nilai–nilai rasa kekeluargaan dan toleransi inilah yang dikristaliasi menjadi nilai-nilai luhur bangsa. Kuatnya kekerabatan ( rasa kekeluargaan) yang kita bangun, menjadi pondasi kita dalam melaksanakan hubungan social yang baik dengan sesama masyarakat. Harapan kita, melalui adat istiadat serta budaya ini, kita harus tetap kita pegang teguh kebersamaan,“ ujar Kapoldasu. (alex)

Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.