Gisel Pasaribu Penderita Tumor Butuh Perhatian Pemkab Tapsel dan Dermawan

kabar-copyM24.CO l SIPIROK

Keluarga Torang Pasaribu, warga Banjar Toba, Kelurahan Pasar Sipirok menanti perhatian dan uluran tangan pemerintah dan dermawan atas kondisi penyakit tumor Intra Abdomen yang diderita putrinya Gisel Feronika Pasaribu (3,6).

Yola P Siregar yang merupakan keluarga Torang Pasaribu kepada wartawan, Rabu (16/11/2016) mengatakan, kondisi Gisel sekarang hanya mampu terbaring lemah di Rumah Sakit Pingadi Medan karena menderita Tumor Intra Abdomen.

“Sudah hampir tiga bulan, Gisel menjalani pengobatan hingga  di rawat inap di Rumah Sakit namun hingga saat ini kondisi belum membaik, bahkan kian hari cendrung semakin memburuk, badan semakin kurus dan hanya bisa terbaring lemah.”ujarnya.

Dikatakannya, sekitar bulan Agustus 2016 lalu, ditemukan ada yang lain dari gerakan Gisel. Ketika sedang berjalan sering sekali jatuh sehingga harus diurut berkali-kali. Dari situ jika diperhatikan terlihat bahwa bagian perutnya terlihat agak membesar. Orang tua Gisel pun mencoba pengobatan alternatif karena keterbatasan biaya. Namun tidak ada perubahan berarti berat badan Gisel mengalami penurunan dan terlihat semakin kurus, karena mulai kehilangan nafsu makan.

Berhubung keadaan Gisel yang terus memburuk membuat Ayah dan Bunda Gisel memutuskan untuk membawanya ke RSU Sipirok menggunakan BPJS kemudian dirujuk ke RS di Medan.”Selama sebulan bolak balik tapi keadaan Gisel tetap tidak membaik perutnya semakin besar dan Akhirnya keluarga meminta pihak RS untuk merawat inap Gisel,”katanya.

Rencana awal dokter bermaksud melakukan biopsi kepada Gisel, namun situasi berkata lain, ketika sudah masuk Ruang Operasi, Gisel terkena demam tinggi dan sakit batuk, dokter pun membatalkan biopsi dan akan menjadwalkan kembali.

“Saat ini, Gisel di rawat di Lantai 3 Rumah Sakit Murni Teguh Medan. kondisi Gisel masih lemah sehingga dokter belum berani melakukan biopsi.”ujarnya. Dikatakannya, walau perobatan menggunakan BPJS, namun banyak obat yang harus di beri di luar serta biaya kebutuhan lainnya, karena itu ia sangat mengharapkan perhatian pemerintah dan uluran tangan dermawan untuk memberikan bantuan dan dapat menghubungi Torang Pasaribu (sabar)

Tags:
Loading...
author
Manusia biasa, Murah Senyum dan Ramah. Tapi, Benci Lihat Ketidak Adilan.