Lomba Masak Serba Ikan Dibuka Ketua PKK Sumut

M24.CO|MEDAN
Ketua TP PKK Provinsi Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi mengapresiasi terlaksananya kegiatan-kegiatan dalam rangka gerakan memasyarakatkan makan ikan atau gemar ikan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan setiap tahunnya di Kabupaten Kota dan Provinsi Sumut.

Gerakan ini menurut Evi Diana akan mendorong kedaulatan pangan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia dan khususnya di Sumut.

Hal ini dikatakan Evi Diana saat Kegiatan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumut ke-11 tahun 2016 yang digelar di Hotel Grand Aston Medan.

Loading...

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Perikanan dan Kelautan Provsu H Zonny Waldi dan Ketua TP PKK atau perwakilan Kabupaten Kota se-Sumut.

Dikatakan Evi, dalam rangka mewujudkan pembangunan Provinsi Sumut yang berdaya saing dan berkelanjutan. Persiapan jangka panjang dengan menciptakan dan mengestiminasi peluang baru dalam menghasilkan pangan yang cukup dan berkualitas untuk industri dan kebutuhan masyarakat perlu dilakukan.

Sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu roda penggerak ekonomi di tanah air khususnya di Sumut memiliki kontribusi penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut dikatakan Hj Evi, ketahanan pangan dan gizi masih menjadi isu penting disamping ketahanan ekonomi, energi dan lainya.

Sebagai institusi pemerintah Diskanla Provsu terlibat aktif menangani masalah pangan yang bersumber dari produk kelautan dan perikanan untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan Sumut melalui bahan pangan yang berasal dari ikan. Hal ini Karena ketahanan pangan dan gizi merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan yang menjadi salah satu pilar utama HAM.

Mendukung ketahanan nasional dan modal pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.

Pentingnya peningkatan nutrisi kepada anak terutama pada masa tumbuh kembang otak, pembangunan cetak biru kesehatan mental dan fisik anak, juga menjadi fokus pemerintah dengan upaya peningkatan nutrisi dengan gerakan 1000 hari pertama kehidupan yang diinisisiakan kementerian kesehatan dengan didukung Bappenas, Kementrian kelautan dan perikanan, serta kementrian atau lembaga terkait lainnya.

Hal ini karena bila masa tumbuh kembang otak anak tidak memperoleh asupan nutrisi yang baik maka indonesia, khususnya sumatera utara akan kehilangan generasi penerus bangsa yang cerdas dan sehat pada masa mendatang.

Sebagaimana amanat UU No 18 Tahun 2012 tentang pangan maka sudah selayaknya tim Penggerak PKK bekerjasama dengan Dinas Kelautanan dan Perikanan, berupaya mempromosikan ikan untuk pemenuhan giji sejak 1000 hari pertana kehidupan mereka.

Untuk mendukung hal tersebut Pemprovsu telah membentuk Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) yang telah dikukuhkan Forikan Pusat pada 10 Mei 2013 dikabupaten Karo.

“Pada kesempatan ini saya tidak bosan-bosannya mengingatkan kembali agar Kabupatan Kota segera membentuk Forikan didaerah masing-masing demi peningkatan ikan di Sumatera Utara. Sebagaimana kita ketahui dapat mencerdaskan dan mengangkat kesejateraan masyarakat, khususnya kepada anak anak untuk asupan gizi,”ujarnya.

Untuk meningkatkan gizi dari protein hewani, lanjut Evi minat konsumsi ikan perlu terus ditingkatkan. Salah satu faktor yang mampu mendorong peningkatan konsumsi ikan adalah dengan cara semakin variatifnya pengelolaan ikan untuk dikonsumsi yang merupakan menu wajib dalam daftar menu makanan keluarga sehari-sehari.

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumut ke-11 tahun 2016, Zonny Waldi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar secara berjenjang dari tingkat Kabupaten Kota, Provinsi hingga tingkat nasional. Pemenang tingkat Provinsi akan menjadi duta Sumut untuk tingkat nasional yang akan digelar pada November mendatang.

“Seyogiyanya kegiatan ini diikuti 33 TP PKK. Namun hingga saat ini yang hadir 17 TP PKK, yakni Medan, Langkat, Binjai, Deliserdang, Sergai, Tebingtinggi, Tanjung Balai, Tobasa, Samosir, Humbahas, Phakphak Barat, Asahan, Labura, Batubara, Tapsel, Padang Lawas, dan Madina,”ujar Zonny didampingi PLH Kabid Perikanan Budidaya Lendriana Naibaho.

Lebih lanjut dikatakan Zonny dalam kegiatan lomba masak serba ikan tingkat Provinsi Sumut dibagi dalam dua kategori yakni kategori menu utama makan siang keluarga dengan bahan baku ikan tuna, tongkol atau cakalang. Selanjutnya ketegori menu Balita dan kudapan atau snack dengan bahan ikan.

“Begitu banyak manfaat jika mengkonsumsi ikan seperti omega tiga yang tentunya sangat berguna bagi tubuh anak-anak kita. Dengan Gemarikan diharapkan mampu mewujudkan generasi yang sehat, kuat dan cerdas serta masyarakat yang sejahtera,”pungkasnya.
alam kegiatan Lomba Kegiatan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumut ke-11 tahun 2016 kemarin Kota Tanjung Balai menjadi juara umum dan berhak mewakili Sumut dalam Lomba Tingkat Nasional pada bulan November Mendatang. (nis)

Loading...