Babi ‘Ngepet’ Hantui Warga Bandar Setia dan Kampung Kolam

452

babi-ngepet
M24.CO|PERCUT SEITUAN

Seiring semakin pesatnya kemajuan di era teknologi yang kian modern saat ini, ternyata masih saja terjadi cerita mistis yang dahulunya banyak didengar dari mitos-mitos zaman dahulu. Bagaimana tidak, sesosok binatang yang dipercaya masyarakat sebagai babi jadi-jadian (babi ngepet-red) sejak sebulan terakhir menggemparkan warga di Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

babi 4Sebagaimana yang diceritakan warga di kawasan itu, Asman (45), yang mengaku sejak sebulan terakhir masyarakat dikhawatirkan dengan munculnya sosok babi ngepet yang tepergok warga yang sedang ronda malam. “Sudah beberapa kali warga melihat sosok babi di belakang rumah warga. Semula kami mengira ini memang babi hutan yang tersasar, tetapi sepertinya ada keanehan. Setiap dikejar, masuk ke kebun warga langsung hilang,” kata Asman.

Dikatakan Asman, sampai hari ini memang dia belum pernah melihat langsung sosok babi tersebut. Namun, setelah didengar kabar bahwa ada warga yang kehilangan uang jutaan rupiah, barulah warga merasa yakin bahwa itu adalah sosok babi jadi-jadian. “Ada beberapa warga yang sudah pernah bertemu langsung dengan babi ngepet itu, tapi pas dikejar masuk ke semak-semak langsung hilang. Padahal sudah dikepung,” cetusnya.

Salah seorang warga lainnya, Supardi (54), juga mengaku sangat penasaran dengan sosok makhluk misterius itu. “Kami sudah seser wilayah Bandar Setia dan Kampung Kolam, ternyata tidak ada orang yang memelihara babi. Di lingkungan ini juga kebanyakan bermukim orang Jawa, termasuk orang pendatang dari wilayah lain,” ketusnya sembari mengatakan kejadian munculnya babi ngepet ini sudah semakin meresahkan warga Bandar Setia.

“Apalagi anak saya pernah juga bersama-teman-temannya mengejar sosok babi itu, waktu mereka bergadang. Tapi memang tidak pernah dapat, selalu hilang di semak-semak. Jadi saya mengimbau masyarakat untuk menggalakkan ronda kampung tiap malam, untuk mengurangi ruang gerak makhluk itu,” jelas pria 2 anak yang bertugas sebagai prajurit TNI ini.

babi ngepetSelain itu, Yudi (38) mengaku istrinya melihat langsung sosok babi di belakang rumahnya. Karena katakutan, sang istri Ramini (40) sontak memanggil suaminya (Yudi, red) yang sedang menonton TV di ruang tamu. “Anak saya pun belum tidur, masih belajar mengerjakan PR di kamar. Entah gimana, tiba-tiba istri saya manggil-manggil, ada babi…pak ada babi di belakang,” kata Yudi menirukan ucapan istrinya.

“Iya betul, saya liat dari jendela belakang. Awalnya saya kan di kamar. Trus pintu dapur belakang kok bunyi-bunyi, karena pintunya saya lapis seng. Sengnya jatuh, jadi saya bangun mau lihat. Kok bisa jatuh jangan-jangan ada yang mendobrak. Pas saya intip dari jendela yang ada di samping pintu, eh ada babi. Jadi saya ketakutan langsung manggil si bapak,” kata Ramini mendampingi suaminya.

Keesokan harinya, Ramini membathin apakah ada yang kehilangan di rumahnya. Setelah diperiksa, rupanya mertuanya yang tinggal bersama Yudi dan Ramini mengaku kehilangan uang sekira Rp1 juta. “Parahnya lagi, mamak bilang sudah dua kali kehilangan uang Rp1 juta. Jadi sudah Rp2 juta uang mamak hilang. Padahal itu uang hasil kerja keras mamak sebagai tukang kusuk balita dan anak-anak. Tapi memang pasrah saja, gak mau bilang-bilang. Kalau gak ditanya mungkin dia juga gak mau ngomong,” aku Ramini yang merasa sedih atas kejadian ini.

ngepetHal serupa juga dialami Iin (20) dan kawan-kawannya, saat sekelompok anak muda ini bergadang sambil main kartu menghabiskan waktu malam Minggu. “Pas kawan-kawan ngumpul di cakruk (pondok, red), saya maksudnya mau nyusul jalan dari samping rumah Bu Rahmini. Eh, pas jalan saya terkejut ada babi warna hitam di depan saya. Babinya gak langsung lari, kayak liatin saya gitu. Saya teriak sambil ngejar, ada babi… kawan-kawan di cakruk spontan ngejar juga. Tapi babinya lagi ke arah depan rumah Bu Rahmini, trus hilang di situ,” kata Iin menceritakan kejadian itu pada sekira pukul 230 Wib sebelum tengah malam.

“Kami sempat seser, di situ ada kandang ayam dan bebek. Tapi gak dapat, yang kedengaran hanya suaranya saja. Ada suara babi di situ, tapi gak keliatan,” kata Iin.

Salah seorang teman Iin, Teguh (22), juga pernah melihat sesosok orang berjalan mengendap-endap di belakang rumahnya yang memang bersebelahan dengan rumah Ramini. “Sepat saya intip dari belakang, kok ada orang. Tapi melihat wajahnya gak kenal orang mana,” katanya.

Warga di Bandar Setia saat ini sedang menggalakkan ronda jam malam hingga menjelang pagi, guna mengantisipasi keberadaan makhluk mistis itu, dan mengurangi ruang gerak binatang yang dipercaya bisa mengambil harta benda berharga secara gaib ini. Saat ini sudah beberapa orang mengaku pernah melihat sosok babi jadi-jadian itu, dan ada juga beberapa warga yang mengaku kehilangan uang jutaan rupiah

Diketahui, perihal munculnya sosok babi jadi-jadian ini bukan hanya menghebohkan warga Bandar Setia, tapi juga masyarakat Kampung Kolam, Saintis yang juga masih dalam kawasan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Pantangan
ngepet 2Menanggapi kejadian ini, seorang ahli ilmu kebatinan yang ada di kawasan Jalan Swadaya I, Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan, Sri Hadianto Putro mengaku prihatin dengan kejadian ini. Dia menilai masih saja ada orang-orang yang menghalalkan segala cara guna mendapatkan keuntungan. Halal dan haram tak jadi persoalan lagi, apalagi sampai berubah wujud seperti babi.

“Zaman semakin tua, peradaban juga semakin tua. Kejadian-kejadin seperti ini kok masih saja terjadi. Bukan mudah untuk melakukan ritual seperti babi ngepet ini. Jadi teringat cerita-cerita zaman dulu. Dan memang menurut yang saya pahami dan pelajari di dunia kebatinan. Ilmu seperti itu memang dulu ada, dan sekarang ilmu seperti babi ngepet ini memang sudah langka,” kata pria yang menamatkan pelajaran kebatinan ini dari Padepokan Al Barokah Insani, Titi Kuning Medan.

Master, panggilan akrabnya, mengatakan biasanya sebelum mendapatkan ilmu dan mantra babi ngepet ini, sesorang harus mengorbankan apa yang paling berharga dari hidupnya. “Biasanya salah satu anggota keluarga kita yang sedarah harus menjadi tumbal. Karena ini ilmu iblis. Berbeda yang kami pelajari berdasarkan ayat-ayat Al Quran dan doa. Dan ilmu babi ngepet ini bagi yang memilikinya tidak boleh serakah, apalagi mengambil uang atau harta orang-orang miskin, atau juga uang yang ada di kotak amal masjid. Coba kalau dia berani,” kata Hadiyanto didampingi muridnya Gus Amat.

Hadiyanto juga memberi saran agar warga berjaga-jaga dan selalu waspada, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Rumah yang didalamnya dihuni oleh orang-orang yang selalu berzikir dan menegakkan ibadah, sholat malam, kecil kemungkinan akan didatangi sosok babi ngepet. Insya Allah saya akan membantu menyelesaikan persoalan ini secara suka rela, karena saya juga tinggal di wilayah Bandar Setia,” kata Hadiyanto lagi.

Dia menambahkan, sosok babi ngepet seperti yang diceritakan warga Bandar Setia ini, bukanlah mahkluk yang tak punya pantangan. “Babi ngepet ini muncul sebelum fajar menyingsing sekitar pukul 04.00 Wib. Sebelum waktu itu tiba dia harus sudah kembali ke asalnya, jika tidak akan terjadi bencana dalam dirinya. Babi jadi-jadian ini juga sangat takut mendengar suara azan,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, biasanya sosok babi ngepet ini akan terkena sial jika bertemu monyet. “Saya tidak menyuruh memelihara monyet, tapi hanya sekedar memberi saran. Selain menegakkan kalimah Allah, berzikir dan sholat malam. Selagi itu tak melanggar syariat, saya rasa tak ada salahnya,” demikian kata Amat.

Baru-baru ini, warga kembali dihebohkan dengan kemunculan sosok babi melintasi jalan setapak di Jalan Swadaya 1, Bandar Setia sekira pukul 01.00 WIB. Sontak beberapa warga langsung berteriak sambil mengejar sosok babi tersebut. Namun lagi-lagi babi yang diduga jadi-jadian itu kembali lenyap di semak belukar sekitar perumahan warga. Sekilas hanya terdengar suaranya, namun tak nampak wujudnya.

Giliran Kampung Kolam
Setelah sempat menghebohkan warga Bandar Setia, Percut Sei Tuan, kini sosok babi jadi-jadian yang dipercaya sebagai ‘babi ngepet’ itu kembali membuat gempar Desa Kampung Kolam yang berdekatan dengan desa Bandar Setia, Deli Serdang. Hingga minggu lalu, warga Kampung Kolam ramai menggelar ronda malam.

Salah seorang warga Jalan Swadaya I Gang Buntu, Asman (45) yang sempat datang ke Kampung Kolam  mengatakan warga setempat sudah beberapa kali melihat sosok babi di tengah malam. Anehnya, ketika dikejar sosok binatang mistis itu seolag bisa menghilang dan tak pernah bisa disentuh.

“Beberapa Minggu kemudian, babi itu gak muncul lagi di Bandar Setia, tapi sudah heboh di Kampung Kolam, desa sebelah gak jauh dari sini,” cerita Asman.

Pria beranak dua ini juga mengatakan, sebelum itu salah satu orang pintar di Bandar Setia sudah melakukan ritual dan doa, untuk menghalau sosok binatang jadi-jadian itu. “Kita kemarin itu sudah minta bantu sama orang pintar di sini, Mas Hadi. Setelah ada penelusuran gaib, kita minta mahkluk itu jangan mengganggu kita lagi di sini. Tapi rupanya dengar kabar babinya ‘main’ di kampung sebelah,” tutur Asman. (winsah) SELESAI…

Loading...