Kisah Dendam Pelanggan PSK ‘Ngirimi’ Santet

psk

M24.CO|Era media sosial seolah membuka peluang para pekerja sks komersil menjajakan dirinya.Mereka bekerja sama dengan germo yang pandai memanfaatkan internet. Alhasil ,pelanggan diperolehnya hanya melalui ponsel gadget.

Tetapi tidak semua bernasib baik.Meski sejumlah cara di upayakan,tetap saja perempuan pekerja seks komersil itu tidak laku,tetapi semua itu tidak selalu di sebabkan usia yang bertambah dan pesona tubuhnya yang berkurang, melainkan adanya faktor lain yang terjadi pada dirinya.

Faktor lain terjadi diantaranya,karena dendam dari pelanggan sendiri,ya..setidaknya itu pengakuan salah seorang psk bernama jane (nama samaran),seorang mantan pekerja seks komersil di kawasan mangga besar ,jakarta.Perempuan berusia sekitar 35 tahun itu,kini beralih profesi sebagai pedagang makanan dan minuman di sebuah kota jawa tengah.

“saya merasa tidak mampu lagi bersaing,”kata jane sambil tersenyum.

Alasan tersebut sepertinya tidak masuk akal,Pada saat jane memutuskan berhenti menjadi pekerja seks komersil,usianya masih 25 tahun,yang tentu saat berada di puncak pesonanya yang tertinggi.

Lelaki bukan hanya tertarik dengan wajah dan tubuhnya.melainkan bau badan,dan kemampuan bermain di atas ranjang juga di nilai pelanggan,”jawabnya

“aApakah anda punya masalah dengan itu semua,”

Semua wanita yang sudah punya suami dan anak ini,enggan menceritakan masalah yang ada pada dirinya,namun setelah didesak akhirnya ia mau menceritakkan.Menurutnya ,ada di antara pelanggan yang merasa dendam terhadapnya hingga menimbulkan kebencian yang dalam.”sebenarnya secara fisik saya tidak merasakan apapun, tetapi entah kenapa lelaki yang berkencan dengan saya semuanya mengeluh,ada yang mengatakan badan saya bau, bahkan mulut saya pun di bilang bau busuk,Padahal saya merasa biasa-biasa saja,”katanya mengenang masa sepuluh tahun.

Saya sudah berobat ke dokter dan juga alternatif ,tetapi tidak ada hasilnya.”lanjutnya.

Ketika ditanyakan “apakah dirinya mengenal dekat pria itu,jane mengangguk.

”Beberapa kali ia datang ke rumah orang tua saya di kampung ,dia juga pernah melamar saya,tetapi saya tolak,”kata jane mengisahkan.ia mengungkapkan bahwa maksud pria itu mungkin baik,yaitu agar dirinya berhenti menjadi wanita malam.

“saat itu saya merasa menjadi primadona diantara rekan-rekan seprofesi.karena saya ingin mendapatkan pria ganteng dan mapan .”ujarnya dengan nada bercanda.

Jane mengisashkan bahwa sejak dirinya menolak lamarannya,pria itu tidak pernah muncul lagi batang hidungnya.Beberapa bulan kemudian, jane mulai merasakan keanehan terhadap dirinya, satu persatu para pelanggannya pergi meninggalkan dirinya dan berpindah mengencani rekan-rekan seprofesinya.

Suatu ketika jane mendengar penuturan sahabatnya bahwa para pelanggan jane mengeluh dengan bau badan,aroma v*g*na dan bau mulutnya.Bahkan ada pelanggan yang menilai aksi jane di ranjang mirip zombie dalam film Dead Man Walking.

“saya terkejut mendengar cerita teman saya itu,tetapi saya tidak dapat bebuat apapun,”ujar jane

“itulah yang akhirnya membuat saya mengambil keputusan berhenti menjadi perempuan malam,”lanjutnya.

Jane memilih pulang ke kampung halamannya,berkumpul bersama orang tuanya dan adik-adiknya.Bekerja membantu ayah dan ibunya menjadi petani sawah garapan.Petani yang tidak memiliki sawah sendiri,hanya bekerja dan di beri upah sesuai dengan hasil padi yang di dapatkan.

seiring perjalanan waktu,jane mendapat pinjaman modal dari kerabatnya untuk membuka warung makan.Usaha ini berjalan dengan baik hingga kebutuhan sehari-harinya tercukupi,termasuk membiayai adiknya  bersekolah hingga tamat sekolah lanjutan atas.Pada saat bekerja di warung miliknya inilah ia mendapat seorang pelanggan pria tetangga desanya,mereka kemudian memaadu kasih hingga berlanjut ke pernikahan,kini jane hidup bahagia bersama suami dan anak-anaknya.

Masa lalunya yang kelam telah di tutup rapatnya,Dulu ia berzinah dengan banyak pria yang hanya menginginkan tubuhnya saja,kini ia melakukan dengan suaminya dalam ikatan yang suci.

“saya bersyukur dengan keadaan saat ini,saya bahagia bersama keluarga dan anak-anak,”ujarnya dengan seulas senyum bahagia.

sebelum meninggalkan warung ia berpesan agar jangan mengambil foto dirinya ,Dia hanya ingin kisahnya menjadi pelajaran agar jangan mengikuti profesi lamanya .

Kisah jane cukup menarik ,hingga didiskusikan dengan seorang teman.

“Wanita itu dikirimi guna-guna atau semacam santet untuk menyakitinya,”ujar sumirno

Spiritualis yang menetap di Pandeglang  ini mengatakan bahwa pelanggannya memang merasa dendam lalu mencoba menyakiti agar wanita ini tidak laku dan pensiun dini dari pekerjaannya,Tetapi semua itu justru berakhir baik terhadap wanita itu,hidupnya tidak lagi bergumul dengan dosa.

”itulah hikmah yang didapatkan dari masa lalu yang buruk .Pelanggan yang menyakitinya tidak menduga bahwa akhirnya wanita yang disakitinya akan berakhir bahagia,”kata sumirno

“Tuhan memiliki rencana yang lebih baik terhadapnya,mudah-mudahan dia selalu mensyukuri nikmat yang di berikan Tuhan.[berbagai sumber]

Loading...
author