Magic dalam foto seorang terapis cantik terbongkar

21

Rel-Dedi| Wina. Demikian cewek aduhai 25 tahun itu mengenalkan nama komersilnya. Meski perkenalan dengannya ‘digaransi’ teman dekatnya, janda montok itu berpuluh kali menolak diwawancara.

Ia merasa (wawancara) itu bisa menghancurkan praktiknya. Beruntung pendekatan tak kenal nyerah dari wartawan Anda membuat Wina akhirnya ‘angkat bendera putih’.

“Tapi janji, (wawancaranya) tak ada main-main rekam, apalagi difoto-foto, identitas saya juga tolong dirahasiakan, bisa mampus aku kalau orang tahu,” Wina mengajukan syarat.

“Tapi ngomong-ngomong, dari mana tahu aku pakai magic,” imbuhnya, balik menodong wartawan yang menemuinya. Begitulah.

Mengambil lokasi nongkrong di sebuah kafe di seberang hotel lokasi spa dan massage tempatnya bekerja, Senin (2/4/2018) siang lalu Wina mulai ‘buka
kartu’. Seperti air mengalir, dia pun bercerita.

Ditopang kekuatan magic, bisnis ‘lendir’ berbungkus terapis yang dilakoninya adalah buntut kehancuran rumah tangga. Dia ditinggal suami. Itu terjadi 4 tahun lalu. “Tak perlu tahu sebabnya,” vonisnya ketika coba mengusut sebab perceraiannya. Tak diketahui di mana kini keberadaan mantan suaminya.

Cewek berdada dan pinggul besar ini selalu sakit hati asal dipancing mengenang masa lalunya. Karena itu pula dia selalu berupaya meredam dan melupakan noktah hitam perkawinannya.

Sejak menjanda, perempuan berdarah Aceh ini hidup bersama seorang anaknya. Dengan jejak kerja sebelumnya di 4 rumah spa, 2 tahun terakhir Wina memang naik kelas. Itu karena kini dia menjadi salah satu terapis primadona spa ‘jet set’ di sebuah hotel di Medan.

Dikenal sebagai rumah spa and massage yang ketat melakukan ‘editing’ body dan wajah para calon terapisnya, Wina yang sebelumnya kategori ‘kelas kafe’ tak nyana berhasil gabung di Spa hotel berbintang. Tak ada modus spesial selain jalan klenik yang membuatnya sekarang bahkan menjadi langganan banyak tamu spa berkelas itu.

“Di sini (pelanggan) ya semuanya bos, gak ada tamu dengan isi dompet pas-pasan,” jelas Wina, coba mengalihkan pertanyaan yang sebenarnya mulai dicecar ke soal praktik dunia okultisme-nya.

“Ha haa, ini (kamu) dari mana tahu,” imbuhnya sambil nampak mulai tak lagi kaku saat pertanyaan serupa kembali dilontar.

“Sudahlah, Om (wartawan), pokoknya (kekuatan magic) itu memang ada dalam foto gambarku. Dan itu pula yang telah sangat menghidupiku 2 tahun ini,” katanya coba meredam cecaran pertanyaan ke arah ritual yang dijalaninya. Pun begitu, dia kemudian menyebut inisial nama sang cenayang pemberi kekuatan magi itu .

AR, demikian Wina menyebut sang paranormal. Didesak berulang kali, kali ini si cantik ini kuekueh tak mau menyebut nama lengkap spiritualis yang menurutnya telah sangat membantu kehidupan ekonominya.

Siapa AR? Diusut hingga 4 penjuru mata angin, inisial AR di kancah klenak klenik hanya mengarah pada sosok Abah Rahman. Ini dukun berilmu titen dan roh halus yang memang dikenal punya banyak klien dari kalangan perempuan penghibur.

Begitulah. Soal daya magic dari foto seksinya yang di antaranya terpampang di meja resepsionis, Wina akhirnya memuaskan penasaran wartawan Anda. Ia mau bercerita. Menurutnya, daya magic dari fotonya awalnya akan membuat laki-laki yang melihatnya seketika menjadi galau. Bak itik kehilangan induk. Ia mendadak kehilangan kasih sayang. Itu efek awal saja.

Nah, setiba dia di bilik spa dan menemui Wina, laki-laki yang tak sadar kena magic itu langsung ingin bergelenjot mesra. Di sinilah Wina memulai permainan birahinya. Permainan seks campur daya mistik itulah yang kemudian membuat setiap laki-laki penikmatnya terus membayang keindahan Wina.

Rasa itu akan mulai saat Wina menuntaskan permainan nakalnya dan laki-laki penindihnya pun tertidur sesaat. Dan saat kantuk tak lagi menggandul mata, kegalauannya berubah girang.

Laki-laki itu merasa mendapat kenyamanan. Merasakan kedamaian. Ada yang memberinya perlindungan. Semua perasaan indah itu mengarah ke Wina.

Magnet perasaan itulah yang membuat sosok terapis pemuas syahwat ini sekarang saban hari menghasilkan duit bergepok-gepok. Tapi benarkah Abah Rahman biang magic foto Wina?

Loading...