Sudah ratusan tahun pohon Sena di Sergai tempat bermain para tuyul

146

Darmawan-Sergai |Serem banget. Sena yang tumbuh di depan rumah Nek Utar sulit ditebang. Bahkan tak satupun warga yang berani menebang atau pohon berusia ratusan tahun tersebut. Itu karena di pohon tersebut dijadikan ‘rumah’ bagi sejumlah makhluk dari golongan jin.

Menurut Nek Utar, yang tinggal persis di depan pohon Sena di Dusun I Desa Tebingtinggi, Kec Tanjung Beringin, Serdang Bedagai (Sergai), sebelumnya sudah banyak yang mencoba menebang atau membersihkan pohon Sena yang ada di depan rumahnya.

“Hampir rata-rata orang yang menebang pohon Sena itu mengalami sakit ‘aneh’. Yang paling banyak korbannya adalah petugas PLN, karena mereka harus memotong dahan pohon Sena karena mengganggu kabel listrik,” ucap Nek Utar.

Anehnya, untuk mengobati penyakit yang dialami, petugas tadi harus menggunakan jasa orang pintar atau dukun. “Biasanya sebelum mengobati, si dukun memberikan sejenis sesajen di pohon Sena,” imbuh Nek Utar.

Jenis penyakit yang dialami para penebang pohon Sena itu, terang Nek Utar, di antaranya tangan bengkak-bengkak, kerasukan sepeti orang gila dan berbagai macam penyakit aneh karena ketika diperiksa melalui medis penyakit itu sulit terdeteksi.

“Istilah orang kampung sini, penyakit itu disebut ‘Terkena’ artinya si penderita sudah melakukan pekerjaan yang mengganggu hunian mahluk halus itu. Sehingga mahluk halus tadi marah. Untuk menyembuhkannya, maka kita harus minta maaf dengan memberikan sesajen,” kata Nek Utar lagi.

Biasanya, sambung Nek Utar, sesajen yang diberikan ayam hitam, teluk bunga dan sebagainya. “Sesajen itu diberikan melalui jasa orang yang pintar alias dukun. Jika permintaan maaf diterima, maka penyakit si penebang pohon akan sembuh,” ucap Nek Utar.

Begitupun, menurut Nek Utar, bukan berarti pohon Sena itu tidak bisa dibersihkan. Hanya saja, tidak sembarangan dan harus permisi. “Setidaknya kita harus permisi sebelum memotong ranting pohon ataupun berdoa agar dijauhi dari gangguan makhluk penunggu,” papar Nek Utar.

Kata Nek Utar, di sekitar pohon Sena kerap terjadi penampakan wujud makhluk halus. Beberapa warga pun pernah mengalaminya. Di sekitar pohon tua itu, sering terlihat bocah berkepala botak (plontos) yang diyakini makhluk sejenis tuyul.

Nek Utar, mengaku jika dia sering melihat makhluk yang berseliweran di sekitar pohon Sena tua. Bahkan ia mengaku sudah muak dengan penampakan berbagai wujud mahluk halus di sana.

“Kalo aku sendiri sudah muak melihat dan sekarang aku rasa hantu-hantu dari pohon itu pun juga muak nengok aku. Makanya belakangan ini udah jarang muncul ke aku,” ucap Nek Utar sembari bercanda.

Senada dikatakan Mala (45), janda 6 anak yang rumahnya sekitar 10 meter dari pohon Sena. Mala mengaku pernah melihat sesosok anak-anak berkepala botak keluar masuk dari pohon Sena tersebut. Mala meyakini jika bocah aneh itu merupakan wujud makhlu bernama tuyul.

“Aku pernah melihat wujud aneh seperti anak-anak botak keluar masuk ke pohon Sena itu. Aku yakin itu adalah tuyul,” ucap Mala.

Mala bilang, penampakan itu berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB. “Kebetulan tengah malam itu, anakku belum pulang. Aku was-was sambi membuka kain gorden jendela untuk melihat keluar. Saat itulah aku melihat makhluk aneh kepala botak itu berseliweran di pohn Sena,” bebernya.

Bahkan, kata Mala lagi, di pohon Sena itu sering dijadikan lokasi ‘bersuhu’ oleh orang-orang yang minta nomor togel. “Terkadang ada orang ‘bersuhu’ di pohon itu untuk minta nomor togel. Aku lihat ada korek api, rokok kretek merah dan anak korek api itu dibalut kertas bertuliskan nomor,” ucap Mala lagi.

“Tapi itu dulu, sekarang sudah jarang orang yang minta nomor togel di situ. Mungkin warga sini takut kesambet karena memang di pohon itu dihuni para jin,” tutup Mala.

Loading...