23 berkas dugaan korupsi Kadis Kesehatan Tapteng diserahkan ke jaksa

140

ROMMY-TAPTENG | Sebanyak 23 berkas laporan dugaan penyalah gunaan anggaran rehabilitas puskesmas dan rumah dinas dokter di Dinas Kesehatan Tapteng saat ini siap menanti Kepala Dinas Kesehatan Tapteng di Kejaksaan Negeri Sibolga.

Kali ini, yang laporannya juga sudah disampaikan ke pihak Kejaksaan Negeri Sibolga adalah dugaan penyalah gunaan Rehabilitasi Gedung Puskesmas dan Rumah Dinas Dokter di Puskesmas Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, sumber dana Dana Alokasi Khusus, dengan total anggaran Rp779.040.000 tahun anggaran 2016, yang dikerjakan oleh CV Marz Plus.

Marjuddin menjelasakan, sesuai dengan spesifikasi Teknis Umum rencana kerja dan syarat-syarat kegiatan dinas kesehatan Tapanuli Tengah. Maka ditemukan banyak kejanggalan dalam pembangunan rehabilitas puskesmas dan Rumdis dokter di Pinangsori ini.

Kepala Dinas Kesehatan Tapteng FS bersama para kroninya tentu harus segera mempertanggung jawabkan semua kegiatan rehabilitasi ini, karena didalam RAB dan Spesifikasi kerja, banyak kejanggalan yang dilakukan oleh rekanan, yang tentunya tidak lepas dari kesalahan yang dibuat oleh KPA, PPK, Pengawas dan oknum-oknum yang terlibat.

Dari temuan dilapangan, sesuai dengan RAB yang diperoleh MT.42 diduga kuat telah terjadi penggelembungan harga yang cukup besar, dilapangan MT.24 juga menemukan banyaknya kejanggalan dalam proses pengerjaan.

Diantaranya, item pekerjaan kontruksi langit-langit dngan nilai total harga Rp97.670.245.33, pengerjaan ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknik dan standart harga.

Profil konstruksi pipa PVC diduga tidak sesuai standart merek dan kualitas pipa, total anggarannya Rp32.112.857.75. diduga terjadinya kelebihan bayar atas pengerjaan 10 cm pengelasan dengan las listrik senilai Rp30.629.962.99.

Loading...