Sejumlah proyek swakelola di Binjai baru mulai dikerjakan

33

Lihin-Binjai | Komisi C DPRD Binjai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Lapangan bersama Dinas PU Binjai, kemarin (10/1/2018) siang. Hasilnya, masih ada ditemukan beberapa proyek swakelola TA 2017, baru dikerjakan.

Dalam sidak tersebut, Komisi C DPRD yang diketuai Irfan Aspriandi, juga membawa beberapa anggotanya. Sedangkan Dinas PU Kota Binjai diwakili Sekretaris Dinas PU, Yuanda DT, Kabid serta beberapa pegawainya.

Setidaknya, ada 3 tempat yang disidak. Saat sidak pertama di bantaran sungai Mencirim (samping Taman Makam Pahlawan), pihak Dinas PU Binjai tidak dapat menjelaskan berapa panjang lanning yang sudah diselesaikan.

Sidak kedua, di jembatan Jln Diponegoro, ditemukan proyek swakelola, berupa perbaikan jalan yang ada dijembatan tersebut, sedang dikerjakan. Sedangkan sidak ketiga, komisi C DPRD Binjai menuju ke Dinas Sosial Kota Binjai, yang aulanya baru saja direhab.

Irfan saat diwawancarai wartawan, mengatakan, sidak kali ini dalam rangka evaluasi kerja tahun 2017. “Kita mau lihat, kenapa pembangunan di tahun 2017 menjadi terlambat. Kita tidak mau pembangunan di Kota Binjai terlambat. Selain itu, mutu dari pekerjaan harus juga diperhatikan. Karena kita tidak mau itu saja yang dikerjakan setiap tahunnya,” tegas Irfan didampingi anggota Komisi C, M Yusuf.

Selain itu, M Yusuf yang akrab disapa Cok A’ang, menambahkan, sidak dilakukan karena pihaknya terakhir kali akan membuat laporan 20 Januari 2018, untuk pembangunan di tahun 2017.

“Kenapa di tahun 2017 masih ada yang tersisa sehingga terdapat Silpa. Kami minta SKPD terkait untuk lebih proaktif, sesuai Inpres 2015 tentang percepatan pembangunan. Fungsi pengawas juga harus ditingkatkan dalam kegiatan pelaksanaan kerja,” pinta Cok A’ang, yang juga menjadi Ketua BKM Masjid Agung Binjai.

Untuk pembangunan jalan yang ada di jembatan Jln Diponegoro, menurut Cok A’ang, itu adalah pembangunan swakelola. “Sifatnya urgent dan harus segera diselesaikan,” ucap Cok A’ang.

Menanggapi itu, Yuanda DT mengakui, kalau realisasi untuk pembangunan TA 2017, di Dinas PU Kota Binjai, baru mencapai 75 persen. “Masih sekitar 75 persen koma sekian. Artinya tersisa sekitar 25 persen lagi yang segera direalisasikan dan dalam tahap pengerjaan,” tegasnya.

Perihal Silpa yang dialihkan ke proyek swakelola, Yuanda menjelaskan, kalau hal itu tidak benar. “Gak benar itu bang, Untuk anggaran kita pakai sesuai peruntukannya. Banyak kok proyek swakelola di tahun 2017,” beber Yuanda, yang tidak dapat merinci dimana saja pembangunan swakelola itu.

Soal adanya titipan dari para pemegang proyek ke oknum Dinas PU, Yuanda juga menampik hal tersebut. “Waduh, silahkan tanya kembali yang dapat proyek, bukan kapasitas saya untuk menjawabnya,” ungkap Yuanda, seraya berharap, agar pembangunan di Kota Binjai dapat terealisasi dengan baik, sehingga dapat dinikmati masyarakat.

Loading...