Warga Asahan keluhkan proyek cor beton dikerjakan CV Anugerah

16

Khairul-Kisaran | Beginilah kondisi pengerjaan proyek cor Jalan di Desa Sei-Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. Warga di sana mengaku kecewa dengan proses pengerjaan dilakukan CV Anugrah.

Pasalnya, proyek bersumber dana dari P.APBD Kabupaten Asahan tahun 2017 senilai Rp 486 juta lebih dikerjakan asal jadi. Sejumlah warga mengaku proyek dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Asahan, tersebut bahan material dinilai tidak sesuai,seperti penggunaan batu kerikil dan terlalu banyak pasir.

“Intinya hasil proyek cor beton jalan dinilai sangat kurang memuaskan, dan terkesan asal jadi,”warga mengaku bernama Ali. Kepala Desa Sei Silau Timur, Jamaludin mengaku menolak pembangunan proyek cor kalau kondisinya seperti dikeluhkan warga.

Katanya, proyek cor beton jalan yang berada di jalan gotong royong dinilai belum selesai dikerjakan.Pihaknya juga berencana menolak jika dilakukan serah terima dengan kondisi fisik pengerjaan cor beton seperti itu. “Kita akan melihat kondisinya terlebih dahulu,apakah sudah layak atau tidak,”katanya.

Dijelaskannya,dirinya mengaku tidak mengenal kontraktor pelaksana proyek hanya saja saat mereka mulai bekerja ada utusan kontraktor datang melapor. “Pihaknya akan melakukan pengecekan serta pengawasan terhadap proyek tersebut,hal itu dilakukan agar proyek tersebut dapat terjaga kualitas dan kuantitasnya,” katanya.

Ditempat terpisah Plt Kadis PUPR Asahan Teuku Adi melalui Kabid Bina Marga Syahrum menjelaskan bahwa jika kondisinya sesuai seperti yang dilaporkan oleh warga disekitar proyek,pihaknya tidak akan mencairkan anggaran proyek cor beton jalan yang berada di Desa Sei-Silau Timur Kecamatan Buntu Pane tersebut.

Syahrum juga menjelaskan bahwa dirinya merasa kesal dengan PPK pada proyek tersebut.”Silahkan saja jumpai PPK nya,saya sudah kesal dibuatnya,”ungkapnya dengan nada kesal.

Loading...