Ayam Kinantan Siap Patuk Mahesa Jenar

5

MEDAN-M24 | Kondisi tim PSMS Medan pascalibur kompetisi terlihat bugar. Ayam Kinantan pun siap turun tarung dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Gojek. Bahkan sang pelatih, Peter Butler yakin Anak-Anak Medan bakal memetik hasil sempurna saat menjamu PSIS Semarang, pekan depan.

Sepekan jelang laga menghadapi PSIS Semarang, coach Peter Butler memastikan kondisi dan suasana tim PSMS Medan saat ini tengah dalam aura positif.Selain kondisi fisik yang bugar, pelatih berkebangsaan Inggris itu menilai skuat Ayam Kinantan mengalami peningkatan performa. Program latihan dengan intensitas tinggi yang diterapkan mampu dijalani Legimin Raharjo dkk. Untuk itulah, ia merasa yakin jelang bentrok dengan pasukan Mahesa Jenar (julukan PSIS Semarang), Rabu (12/9) nanti, timnya sudah solid.

“Kondisi pemain saat ini bagus, mereka bekerja keras dalam latihan. Saya senang bagaimana mereka berlatih. Selalu yakin dengan intensitas latihan yang tinggi,” kata Butler, kemarin (5/9).

Mantan pemain West Ham United dan West Bromwich Albion yang kenyang pengalaman punya hitung-hitungan sendiri bagaimana ia membangkitkan performa PSMS. Hingga laga pekan 20 PSMS masih berkutat di dasar klasemen sementara dengan raihan 19 poin. Satu trip di bawah PSIS Semarang (20 poin), lawan yang bakal dihadapi di pekan 21.

Bajkan eks pelatih Persiba Balikpapan ini yakin Ayam Kinantan mampu keluar dari zona degradasi, paling tidak bisa bertahan di Liga 1 musim depan. Syaratnya, tandas Butler, PSMS Medan harus mampu memaksimalkan hasil laga kandang. “Jadi kita harus pikir penuh untuk bisa menang di seluruh laga kandang, dan mencuri poin di beberapa laga tandang. Saya yakin PSMS bisa survive (bertahan). Jadi kita harus bikin rencana game plan yang kondusif ketika main di sini (Stadion Teladan), harus main menyerang (offensif),” tukasnya.

Menurut Butler, PSMS saat ini punya banyak penggawa muda yang bisa menerapkan pola permainan offensif. Bahkan, mereka bisa menjadi senjata andalan tim untuk menerapkan strategi yang sudah diracik.

“Kita punya banyak pemain muda yang bagus. Mereka mampu menerapkan permainan offensif dan itu sangat berbahaya buat lawan. Kita harus meyakinkan diri menggunakan mereka sebagai sebuah keuntungan tim,” pungkas pelatih yang musim lalu menangani Persipura itu. (ayke)

Loading...