Pangkostrad batal ikut terabas bareng demi jenguk korban begal

87

Medan | Begitu mengetahui ada dua korban begal tengah dirawat di Rumkit Putri Hijau Medan, Letjen TNI Edy Rahmayadi langsung memutuskan untuk tidak mengikuti seluruh rangkaian acara “Terabas Bareng Pangkostrad” yang digelar di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu (7/10/2017).

Padahal, untuk Jenderal bintang tiga ini, panitia acara sudah menyiapkan sepeda motor trail khusus buat dipakai melibas trek lumpur bersama ratusan peserta yang sudah sejak pagi buta menanti dengan sabar kehadiran tokoh idola masyarakat Sumatera Utara ini.

Ketua Panitia Acara “Terabas Bareng Pangkostrad” dalam rangka HUT ke-72 TNI Tahun 2017, Kapten Kav Prima Wahyudi, tak menampik soal urungnya Pangkostrad mengikuti ngetrail bereng.

“Benar, Pangkostrad telah membezuk dua korban begal di Rumkit Putri Hijau Medan. Untuk konfirmasi lebih jelas, mohon dihubungi Kapendam I/BB, Kolonel Inf Edi Hartono,” kata abituren Akmil 2006 ini menjawab pertanyaan wartawan di Makodim 0201/BS Medan.

Dihubungi terpisah, Kapendam I/BB yang mendampingi rombongan Pangkostrad bersama Pangdam I/BB, Mayjen TNI Cucu Somantri dan sejumlah pejabat utama Kodam I/BB di Rumkit Putri Hijau Medan, tak membantahnya.

Menurut Kapendam I/BB, selain membezuk kedua korban begal, Pangkostrad juga menanggug seluruh beban biaya perobatan keduanya.

Adapun identitas kedua korban, masing-masing bernama Wita Astuti (32), karyawati PT Ace Hardware, alamat Jalan Budi Utomo Pancing 2 No. 79A, Kelurahan Indera Kasih, Kecamatan Medan Tembung.

Wita Astuti menjadi korban begal di Jalan Putri Hijau Medan, tepatnya di depan Kantor Samsat pada Senin, 2 Oktober 2017 pukul 23.00 Wib.

“Korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah, sehingga perlu dilakukan operasi dan hal itu telah ditangani dengan baik oleh pihak medis di Rumkit Putri Hijau Medan,” kata Kapendam I/BB.

Untuk korban kedua bernama Supriyanto (45), wiraswasta, alamat Lingkungan IX, Desa Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan. “Korban menjadi korban begal di Jalan Kapten Rahmatbudin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan pada Rabu 4 Oktober 2017 pukul 01.00 Wib,” urai Kapendam I/BB. (sumber :trans)

 

 

Loading...