Siswa SMP Harapan raih juara Kejurnas Shindoka

25

MEDAN-M24 |Azizul Akbar Lubis, siswa SMP Harapan berhasil mengharumkan nama sekolah dan Sumatera Utara umumnya secara nasional, dengan prestasinya meraih juara I Kumite dan juara II Kata pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shindoka (Shitoryu Indonesia Karate-Do) di Cibubur, Jakarta, Maret lalu.

Atlet karateka muda Indonesia ini menyumbangkan medali 1 emas dan 1 perak. Sedangkan prestasi lainnya mewakili sekolah pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Medan di cabang karate, dengan meraih Juara I Kata dan Juara II Kumite.

“Kontingen Shindoka Sumatera Utara meraih 6 medali emas, 4 perak dan 9 perunggu. Perolehan medali itu melampui target 5 medali emas yang dicanangkan ketika berangkat ke Kejurnas,” kata Azizul Akbar Lubis, siswa SMP Harapan yang naik ke kelas VIII dengan ranking 7 di tahun ajaran baru ini, Selasa (15/5).

Mental juara yang dimilikinya membuat penyandang sabuk coklat Q2 ini bertanding dengan baik. Ditambah lagi latihan rutin dan tekun di dojo Karate Shindoka Jln Sei Deli, Medan menjadi persiapannya. Dalam seminggu, Azizul lima kali latihan rutin.”Apabila pelatih berhalangan hadir, saya terkadang menggantikannya sebagai asisten pelatih. Apa yang sudah diketahui akan diajarkan kepada teman-teman,” ucap remaja yang dikenal kalem dan suka di rumah ini tak suka jalan-jalan.

Hobi lain selain karate, Azizul memiliki hobi sepak bola. Alasan tertarik latihan karate karena mengikuti jejak orangtuanya, Ketua Shindoka Sumut, Zulkarnain karena kebetulan dojo dekat rumah tempat tinggal mereka. “Sehingga latihan karate sebagai sarana bermain untuk saya bersama teman seusia. Apalagi dalam bentuk karate punya disiplin dan arahan,” cetusnya lagi.

Dengan cita-cita mengikuti jejak seniornya, Niken Purnamasari yang meraih juara dunia karate antar pelajar di Luxembourg 2016 meraih medali emas kelas Putri. Saat ini sudah menjadi atlet binaan Forki Medan. Azizul yang mudah akrab dan memiliki prestasi belajar cukup bagus ini, terus melakukan persiapan dengan mengikuti training center (TC) yang diselenggarakan jangka panjang.

“Apalagi tahun ini, bakal mengikuti kejuaraan karate Asia-Fasifik Shitoryu di Jakarta. Jadi persiapan dilakukan untuk bisa mengoptimalkan prestasi dalam kejuaraan tersebut. Harapannya bisa meraih medali sekaligus mengangkat nama Sumut di cabang karate secara international,” katanya.

Dalam karate, dia sangat menjunjung tinggi sportifitas yang memiliki prinsip tidak diperbolehkan mencederai lawan. “Saya mengganggap lawan tidak curang, seperti aku. Terkadang lawan bermain curang dengan mencederai, dan itu bisa fatal apabila tidak waspada. Jadi lawan itu seperti teman latihan yang dianggap saudara,” ujarnya yang sudah pernah meraih juara 2 Kata U12 di Singapore Open. (Adlan)

Loading...