1.157 Hektare Lahan Tanaman Padi di Sumut Alami Puso

165
TANAMAN PADI PUSO
TANAMAN PADI PUSO
TANAMAN PADI PUSO
TANAMAN PADI PUSO

M24.CO|MEDAN
Sebanyak 2.203 hektare lahan tanaman padi terkena banjir dan 1.157 hektare lahan mengalami puso. Diakibatkan hujan deras yang melanda beberapa kabupaten/kota di SumateraUtara (Sumut). Hal ini dikatakan oleh kepala Pokja Pangan Dinas Pertanian Sumut, Bukhari.

Bukhari mengatakan tanaman padi yang paling terparah terkena di tiga kabupaten yakni Langkat, Labuhanbatu dan Deliserdang. Langkat merupakan kabupaten yang paling terbesar terkena banjir yakni seluas 1.881 hektare dan lahan tanaman padi yang puso 899 hektare. “Lahan padi yang terkena dan puso di enam kecamatan seperti Sei Lapan, Babalan, Hinai, Stabat, Tanjungpura dan Sicanggang,” katanya Rabu (26/10).

Untuk di Labuhanbatu hanya terjadi di Kecamatan Panai Hilir. Selus 239 hektare lahan yang terkena semuanya mengalami puso. Sedangkan di Deliserdang terjadi di dua kecamatan yakni Hamparan Perak dan Percut Sei Tuan.”Kalau di Deliserdang yang terkena 83,4 hektare dan pusi 19,0 hektare,” katanya.

Pihaknya telah melakukan berbagai upaya antara lain merekomendasikan kepada Petugas Penyuluh Lingkungan (PPL) dan Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) untuk melaksanakan pembersihan saluran-saluran drainase dan parit pembuangan air yang ada disekitar areal persawahan sehingga air akan mengalir lancar.

Kemudian, menginstruksikan kepada Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP), agar meningkatkan pengamatan untuk melihat perkembangan dampak banjir terhadap pertanaman dan melaporkan ke pihaknya.

“Selain itu juga mengaktifkan posko-posko baik ditingkat kecamatan maupun kabupaten. Untuk kabupaten/kota yang tidak mengalami kekeringan kita dorong untuk melaksanakan percepatan tanam melalui penambahan luas tambah tanam,” pungkasnya. (nis)

Loading...