309 calon Panwascam ikuti ujian tertulis, 24 tidak hadir

56

Jeffry Barata Lubis-Madina |Sebanyak 309 dari 333 peserta awal yang lulus seleksi berkas calon Pengawas Kecamatan (Panwascam) mengikuti ujian tertulis di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM), sabtu (30/09/2017).

Hal itu disampaikan Ketua Panwaslu Mandailing Natal (Madina), Henri Pulungan, S. Sos didamping dua komisioner lainnya A Joko Boediono dan Maklum Pelawi usai menggelar ujian tertulis.

” hasil daftar hadir nama peserta ujian yang awalnya 333 orang lulus seleksi berkas kemaren. Hari ini yang hadir mengikuti ujian tertulis berdasarkan daftar absensi hanya 309 peserta. Berarti sekitar 24 orang peserta dinyatakan gagal untuk mengikuti seleksi berikutnya” ujarna

Masih Henri, Panwaslu Madina akan langsung melakukan pemeriksaan hasil berkas ujian tertulis ini. Baru berdasarkan hasil rangking nilai, kita akan mengambil 6 orang peserta untuk sesi berikutnya yaitu sesi wanwancara.

Terkait kapan waktu sesi wawancara untuk mengambil 3 peserta panwascam, nanti kita akan kembali memberikan informasi kepada peserta yang telah dinyatakan lulus masuk 6 besar” ungkapnya

Sebelum dilakukan ujian tertulis, Panwaslu Madina didampingi perwakilan dari Bawaslu Sumut, Widya Kusumah Daulay dan Ahmad Diris Nasution melakukan pembukaan kertas ujian dihadapan seluruh peserta untuk menjelaskan bahwa berkas soal ujian masih belum dibuka dan tersegel.

Dan setelah ujian tertulis selesai dilaksanakan, panwaslu Madina langsung membakar seluruh kertas soal ujian yang disaksikan perwakilan Bawaslu Sumut dan 3 orang peserta ujian.

Loading...