Ada Kecurangan Pembagian Lapak Pedagang Buku di Lapangan Medeka

205
Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (P2BLM) unjuk rasa di depan DPRD Medan
 Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (P2BLM) unjuk rasa di depan DPRD Medan
Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (P2BLM) unjuk rasa di depan DPRD Medan

M24.co-MEDAN-

Membawa spanduk dan poster, puluhan pedagang buku bekas yang biasa membuka lapak di areal situs sejarah Titi Gantung Medan unjuk rasa di Kantor DPRD Medan, Senin (1/8/2016).

Pada kesempatan ini, para pedagang meminta DPRD Medan mengusut adanya kecurangan dalam pembagian lapak baru di seputaran Lapangan Merdeka Medan.

“Sudah pernah kami dating ke Kantor Wali Kota Medan. Tapi solusinya sampai sekarang tidak ada,” kata pengurus Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka Medan (P2BLM), Isdawati,Senin (1/8/2016).

Menurutnya, mereka datang ke DPRD Medan mendesak anggota dewan untuk segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pedagang. Mereka ingin anggota dewan menyelidiki adanya permainan pembagian kios.

“Tiap pedagang ada yang dapat dua kios. Ini yang perlu dicermati oleh anggota dewan,” kata wanita yang mengenakan kerudung berwarna merah ini.

Puluhan pedagang buku bekas ini datang membawa spanduk. Beberapa spanduk yang dibentang berisikan kecaman.

“Kami tetap akan berjuang untuk mendapatkan hak kami. Kalian jangan pernah main-main terhadap pedagang,” teriak salah seorang pedagang.(red)

Loading...