Ada Mortir Aktif dan Peluru Bekas Penjajahan Di Sungai Ular

194
Dua penggali pasir dan mortir aktif serta peluru di Mapolres Sergai
Dua penggali pasir dan mortir aktif serta peluru di Mapolres Sergai
Dua penggali pasir dan mortir aktif serta peluru di Mapolres Sergai

M24.co-SERGAI-

Warga yang berprofesi sebagai penggali pasri menemukan mortir aktif di Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Warga juga menemukan empat butir peluru yang diduga bekas penjajahan.

Kepala Polres Serdang Bedagai AKBP Eko Suprihanto mengatakan, mortir dan peluru itu pertama kali ditemukan Juandar (20) dan Andrian (20), warga Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga, Perbaungan, pada Minggu (7/8/2016). Kedua pria penggali pasir itu langsung melaporkan ke polisi.

“Mortir dan peluru itu ditemukan saat dua pekerja itu menggali pasir di Sungai Ular. Selain satu buah mortir aktif sepanjang 30 centimeter dan berat 1,5 kilogram, turut diserahkan juga peluru tajam sejumlah empat butir yang diduga merupakan peninggalan zaman penjajahan,” kata AKBP Eko Suprihanto, Senin (8/8/2016).

AKBP Eko langsung menghubungi Satuan Brimob Polda Sumatera Utara untuk mengambil mortir dan peluru tajam yang ditemukan itu. Rencananya, mortir dan peluru akan dimusnahkan dengan diledakkan (disposal) oleh tim Jihandak Satbrimob Polda Sumut.

“Penemuan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sepekan sebelumnya warga juga menemukan sebuah mortir di bantaran Sungai ular. Namun mortir tersebut telah diamankan oleh Koramil Perbaungan dan kemudian diserahkan ke Kodam I/Bukit Barisan,” pungkasnya.(red)

Loading...