Alat Tangkap Ini Bantu Tingkatkan Penghasilan Nelayan

193

Tangkap IkanM24.CO  — Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang memiliki hasil laut melimpah. Untuk meningkatkan perolehan ikan para nelayan, sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya memperkenalkan inovasi alat tangkap yang diberi nama Automatic Fish Attractor. Alat ini telah diujicobakan kepada para nelayan di Trenggalek dan mampu menaikkan hasil tangkapan hingga 30 persen.

Riska Fatmawati, Muhammad Ali Dhofir, Irfan Taufik Firdaus, dan Muhammad Noval Ifansyah adalah empat sekawan dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan yang merancang inovasi ini. Automatic Fish Attractor bekerja  berdasarkan prinsip respons positif ikan pelagis pada rangsangan cahaya. Ikan pelagis adalah ikan yang hidup di permukaan perairan dengan kedalaman 5-50 meter.

Sebagaimana nama yang disematkan, Automatic Fish Attractor akan bekerja untuk menarik perhatian ikan supaya mendekat. “Alat akan memancarkan cahaya berkedip yang bisa menarik perhatian fitoplankton dan ikan-ikan,” ujar Riska saat ditemui Republika.co.id baru-baru ini.

Alat tangkap dicelupkan ke dalam air disesuaikan kedalaman yang diinginkan. Lampu akan menyala dengan sumber energi dari aki. Cahaya yang digunakan adalah spektrum warna biru keputihan dengan panjang gelombang 450-495 nanometer.

“Pemilihan cahaya mengacu pada penelitian seorang dosen kami yang sudah ada sebelumnya,” imbuh Riska.

Akibat cahaya yang dipancarkan, ikan-ikan bergerombol mendekati alat tangkap sehingga mempermudah nelayan menjaringnya. Alat tangkap ini berbentuk menyerupai sebatang pensil dengan panjang 90 sentimeter. Menurut Irfan Taufik, bentuk silinder memanjang akan membuat alat bersifat aerodinamis sehingga tidak mudah terombang-ambing saat terkena arus laut.

Tim ini menjamin Automatic Fish Attractor buatan mereka tidak mudah pecah karena berbahan dasar fiberglass. Alat tangkap tersebut mampu bekerja efektif hingga kedalaman 25 meter. Jika kedalamannya lebih dari 25 meter, cahaya yang dipendarkan akan terlihat redup karena kepadatan udara di permukaan dan perairan berbeda.

Implementasi Automatic Fish Attractor kini tak hanya di Trenggalek. Keempat mahasiswa ini memperluas area hingga ke nelayan di Pasuruan dan Banyuwangi. Berkat kreativitas menciptakan alat tangkap ikan, karya mereka berhasil lolos untuk diadu dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di IPB pada 7-12 Agustus 2016.(Rep)

Loading...