Aset Sultan Langkat Tak Terawat

207

M24.CO – BINJAI – Sejumlah masyarakat di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Adat Kesultanan Langkat, mempertanyakan kelestarian aset peninggalan Sultan Langkat seperti Masjid Azizi dan Kolam Pemandian Putri Kesultanan.

Mereka sangat prihatin dengan kondisi aset Kesultanan Langkat yang semakin tak terawat bahkan disebut-sebut akan dialihfungsikan.

Salah seorang warga, Adlayessa, mengatakan sangat prihatin dengan kondisi Masjid Azizi. Dimana pelestarian bangunan aset bersejarah Kesultanan Langkat itu sepertinya terhenti. Dia memaparkan, seluruh fasilitas bangunan dan kebutuhan untuk masjid kebanggaan masyarakat Langkat itu semakin tidak diperhatikan.

“Lihat saja kondisi bangunan masjid yang sudah mulai berlumut, begitu juga saluran air untuk berwudu yang alirannya macat membuat para jamaah dan tamu yang datang ke Masjid Azizi merasa prihatin,” sebutnya saat acara pertemuan masyarakat dengan Pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM) Azizi, kemarin, di ruang Perpustakaan Masjid Azizi.

Dia juga meminta kepada pengurus BKM Azizi untuk terus memperhatikan kenyamanan di lokasi masjid yang sering terjadi curanmor. Pertemuan yang dihadiri Kapolsek Tanjungpura AKP P. Adianto, Ketua BKM Azizi H Ahmad dan pengurus, serta puluhan masyarakat dan lembaga adat itu akhirnya mendapat keputusan setelah Ketua BKM Azizi H Ahmad berjanji akan menutupi kekurangan terkait kondisi di lingkungan Masjid Azizi.

Sementara itu, terkait isu tentang pembangunan tempat sekolah di lokasi aset Kesultanan Langkat tepatnya di lokasi Pemandian Putri Kesultanan Langkat, membuat keturunan Kesultanan Langkat T Yan Nuzar Yahya Mahmud angkat bicara.

Cucu dari Sultan Mahmud Keturunan Kesultanan yang terakhir itu menentang keras apabila ada aset Kesultanan dialihfungsikan. “Apabila ada aset Kesultanan Langkat yang dialihfungsikan saya tidak izin dan menentang hal itu,” tegasnya. (Dan)

 

Loading...