Bentuk Satgas Terpadu, Gubsu: Sumut Perang Dengan Narkoba

237

kapoldasuM24.CO|MEDAN 
Maraknya peredaran narkoba di Sumatera Utara, dikhawatirkan akan segera merusak generasi muda. Untuk itu perlu dibutuhkan sinergitas dalam setiap instansi untuk memerangi peredaran barang haram tersebut.

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi menegaskan mulai saat ini menyatakan perang terhadap narkoba. Dan untuk memerangi peredaran barang haram tersebut dibentuk sebuah Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari TNI/Polri, pemerintah dan segenap masyarakat.

“Sumut perang terhadap narkoba, akan segera kita bentuk Satgas,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Mapolda Sumut, Senin (31/10) siang.

Sementara Kapoldasu Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel menjelaskan, masalah pemberantasan narkoba tersebut bukan hanya masalah penegakan hukum, tapi bagaimana yang pertama untuk melakukan pencegahan.

“Kemudian yang kedua melakukan pemahaman dan pemberdayaan kepada masyarakat, untuk mengenal, untuk paham bahayanya. Mau menyangkan, mau mencegah dan mau memberikan informasi,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk pencegahan sendiri tidak cukup hanya pihak kepolisian yang melakukan penjagaan di seputaran pelabuhan dan bandara yang berada di Sumatera Utara.

“Kalau kita terbangan di atas Pangkalan Susu, Langkat, pintu masuk kita banyak sekali. Jadi tidak bisa hanya kepolisian bekerja sendiri, harus dibantu TNI, Bea dan Cukai dan intansi terkait lainnya,” tegasnya.

Oleh karena itu, dijelaskannya lagi, karena kondisi seperti itu, pihak kepolisian pun melaporkan kepada Gubsu. Dan Gubsu berinisiatif untuk membentuk Satgas Terpadu dari instansi terkait dan menyatakan perang terhadap narkoba.

“Belum lagi di sekolah. Guru harus tau apa jenis dan bahayanya. Karena ada ekstasi berwarna-warni sehingga bisa dijelaskan kepada anak-anak. Gubsu mengatakan perang terhadap narkoba, jadi kita harus secara bersama-sama,” akhirnya. (tun)

Loading...