Bupati Ngogesa tindak SKPD tak respon pengaduan masyarakat

50

Rudi-Langkat | Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu SH, menegaskan akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan aplikasi E-Laga. Bahkan akan menindak tegas SKPD yang tidak merespon pengaduan dari masyarakat.

Sebab, katanya, hal ini sesuai dengan amanat UU No 25/2009, tentang pelayanan publik. Dimana tertuang jelas sanksi tegas bagi penyelenggara negara yang lalai atau tidak melaksanakan pelayanan publik.

“Jadi sekecil apapun aduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan respon yang baik dan cepat,” tegas Ngogesa, saat memimpin apel gabungan aparatur sipil negara (ASN) jajaran Pemkab Langkat, di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (2/4).

Ngogesa mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan pelayanan publik dalam dunia E-Government di lingkungan Pemkab Langkat, Diskominfo telah membangun beberapa aplikasi E-Government.

Salah satu yang sangat penting yakni E-Laga (Langkat siaga). Aplikasi generik milik Pemkab Langkat ini sebagai kanal pengaduan untuk memudahkan masyarakat, dalam mengawal dan mengawasi jalannya roda pemerintah di Kabupaten Langkat.

Menurut Ngogesa, dalam penggunaan E-Laga yang melibatkan semua SKPD, pengoperasiannya bukanlah main-main. Sebab E-Laga perwujudan program nasional dalam penggunaan aplikasi pengaduan yang bersentuhan dengan masyarakat.

“Sesuai dengan Permenpan-RB No 3/2015 tentang pedoman roadmap pengembangan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional,” tuturnya.

Sebab saat ini, katanya, mulai pemerintah pusat sampai daerah, berlomba-lomba bersaing dalam pemanfaatan teknologi sebagai salah satu barometer dari reformasi birokrasi.

“Saya perintahkan kepada seluruh SKPD terkait, yang tergabung dalam aplikasi E-Laga, agar serius menjalankan E-Laga tersebut. Ini demi mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, efektif dan efisien,” imbaunya.

Lebih lanjut dijelaskan Ngogesa, dalam hal ini, Diskominfo Langkat sebagai leading sektor di bidang teknologi informasi dan komunikasi, bertanggungjawab dalam mengawal transformasi birokrasi manual menuju dunia birokrasi digital.

Loading...