Buruh Unjukrasa, PNS Sergai Batal Apel Sore 

111
Jpeg

Jpeg

M24.CO|SEIRAMPAH
Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Multi Sektor Sergai menggelar aksi unjukrasa damai di depan Kantor Pemkab Sergai kemarin (28/10/2016).

Dalam aksinya para pengunjukrasa meminta Pemkab Sergai harus bisa menindak tegas perusahaan yang melanggar kebijakan upah minimum tahun 2016, dengan membayar upah buruh di bawah standar yang telah ditetapkan pemerintah tersebut.

Pasalnya, menurut para buruh pemerintah kabupaten/kota selama ini cenderung tidak maksimal dalam mengupayakan, agar kebijakan tersebut dapat berjalan dengan benar.

“Bagaimana upaya Pemkab Sergai agar keputusan Gubernur tentang upah minimum Kab. Sergai dapat berjalan. Apa upaya pemerintah agar perusahaan yang melanggar Pasal 185 UU No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, bisa dikenakan sanksi. Hingga saat ini masih banyak perusahaan di Sergai yang membayar upah buruhnya di bawah standar pemerintah,” ujar Rahmad, salah seorang koordinator aksi ini dalam orasinya.

Untuk itu, massa meminta agar Pemkab Sergai, segera melaksanakan keputusan Gubsu, tentang upah minimum di Sergai, serta menyeret perusahaan yang melanggar aturan ini ke ranah hukum.

Setelah berorasi sekitar 30 menit, perwakilan para buruh ini akhirnya diterima pihak Dinsosnakerkop Sergai, melalui Kabid Ketenagakerjaan, Muinson. Dalam dialog dengan pengunjukrasa, Muison mengatakan akan menampung apa yang menjadi aspirasi para buruh untuk dibahas dengan Pemkab Sergai. Usai mendapat tanggapan dari dinas terkait, selanjutnya para buruh pun membubarkan diri dengan tertib.

Akibat unjukrasa yang digelar sore hari ini, puluhan PNS di lingkungan Pemkab Sergai, yang sedianya akan menggelar apel sore. Akhirnya membatalkan apel rutin tersebut. (darmawan)

Loading...