Cegah Bencana Asap, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan

164

HutanM24.CO | MEDAN – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Medan mengimbau masyarakat di 5 kabupaten di Sumatera Utara tidak membakar hutan. Keempat Kabupaten itu adalah, Kabupaten Humbang Hasundutan, Karo, Tapanuli Selatan,  Tapanuli Utara dan Padang Lawas.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Medan, Sunardi, Selasa (27/9/2016) mengunkapkan, sebanyak 31 titik api (hotspot) akibat kebakaran lahan atau hutan terpantau Satelit Terra dan Aqua di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).Hotspot itu tersebar di Kabupaten Humbang Hasundutan empat titik, Karo dua titik, Tapanuli Selatan satu titik, Tapanuli Utara empat titik, dan yang terbanyak ada di Padang Lawas yakni 20 titik.

Pada hasil pantauan satelit sebelumnya, hotspot di Sumut hanya berjumlah sembilan titik, dan tidak terpantau di Padang Lawas. Namun hari ini, hotspot tiba-tiba muncul diduga akibat kebakaran lahan. “Diimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan untuk kepentingan perluasan areal tanaman agar menghindari terjadinya bencana asap dan gangguan pernapasan,” imbaunya.

Walau terdapat banyak hotspot, namun satelit pemantau tidak mendeteksi adanya asap akibat kebakaran. “Belum ada asap karena masih adanya hujan di daerah sekitar hotspot,” pungkas Sunardi.(Red)

Loading...