Dana Koni Sidimpuan Milyaran Rupiah Disoal

399

M24 CO-SIDIMPUANusut

Massa Forum Aksi Bersama Rakyat (For Akbar) kembali mendemo Kantor Kejaksaa Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (15/8/2016). Mereak berencana mempertanyakan sudah sejauh mana dugaan kasus korupsi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sidimpuan.

Kordinator lapangan, Awalluddin Harahap, mengatakan, masyrakat Sidimpuan mendukung  Kejatisu agar tak pandang bulu dalam mengungkap kasus korupsi di Sumut termasuk di tubuh KONI hingga merugikan  negara miliaran rupiah.

Kasus ini terkuak saat Pemko Sidimpuan memberikan hibat ke pengurus Koni. Adapun dana yang diterima tersebut meliputi tahun 2012 sekitar Rp580 juta, tahun 2013 sekitar Rp800 juta, tahun 2014 sekitar Rp1,2 miliar dan tahun 2015 berjumlah Rp900 juta.

Jika ditotal, dana yang sudah masuk ke KONI mencapai Rp3,48 miliar. Namun dari hasil investigasi selama ini KONI cabang Sidimpuan tidak pernah transparan atas dana yang mereka terima tiap tahunnya.

Awalluddin juga mengatakan  bahwa penggunaan dana itu juga tak jelas peruntukannya. Karena Banyak cabor (Cabang Olahraga) yang tidak mampu melaksanakan kegiatan karena Ketua KONI, Daulat Siregar mengaku tak ada dana bantuan yang masuk.

Padahal kuat dugaan, dana-dana yang masuk tersebut digunakan untuk keperluan pribadi Daulat Siregar yang menjabat sebagai ketua dari tahun 2012 hingga 2015. Sejauh ini pihak Kejatisu melalui Kasipenkum Bobbi Sandri hanya berjanji  akan mengusut tuntas kasus tersebut. (sabar)

Loading...