Eldin Dukung Digelarnya Seminar Nasional Manajemen Masjid

241

SEMINAR MESJIDM24.co-MEDAN
Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya Seminar Nasional Manajemen Masjid di Hotel Grand Kanaya Jalan Darusalam Medan, Sabtu (20/8). Apalagi seminar ini akan membahas fungsi, manfaat, persoalan dan perkembangan masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan umat Islam.

Apresiasi dan dukungan ini disampaikan Wali Kota ketika menerima panitia seminar di rumah dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (16/8). Panitia seminar yang hadir ini dipimpin Dekan Fakultas dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Prof. Dr H Abdullah MSi selaku Ketua Pengarah Seminar, Erwan Effendy (Ketua Panitia) dan Akmal AZ (Ketua Akomodasi).

Dihadapan Wali Kota didampingi Asisten Umum, Ikhwan Habibi Daulay, Kadis Kominfo Kota Medan, Darusalam Pohan serta Kabag Agama dan Pendidikan, Ilyas Halim, Abdullah menjelaskan, latar belakang seminar ini dilakukan mengingat masjid selama ini tidak difungsikan secara maksimal. Padahal menjurutnya, masjid memiliki fungsi sangat luas, selain tempat sujud dalam arti ibadah, masjid juga sebagai tempat sujud dalam arti kebudayaan yaitu sebagai sentral kegiatan umat.

Selain itu tambah Abdullah lagi, mereka melihat tidak sedikit masjid yang minim jamaah. Untuk itulah masjid perlu di-manage sehingga makmur kembali. Lalu banyak problem sosial yang terjadi sehingga masjid harus turut serta mengatasinya, salah satunya mengaktifkan kembali remaja masjid agar mereka terhindar terjebak dalam perbuatan negatif, terutama narkoba.

“Untuk itu dituntut peran serta masjid sehingga para remaja ini terhindar dari perilaku negatif, khususnya terlibat narkoba.Sebab, tidak sedikit remaja saat ini yang menjadi korban akibat terjebak narkoba. Itu sebabnya kita ingin masjid menjadi sentral kegiatan umat Islam,” kata Abdullah.

Dari sekitar banyak masalah yang dihadapi masjid, jelas Abdullah, salah satunya menyangkut sertifikasi masjid. Diungkapkannya, saat ini baru 5 persen masjid di Kota Medan yang memiliki sertifikat. Padahal banyak masjid yang sudah berdiri 20 sampai 30 tahun namun belum memiliki sertifikat. Untuk itu mereka ingin bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga masjid dapat secepatnya memiliki sertifikat.

“Apabila masjid telah memiliki sertifikat, wakif (orang yang mewakafkan) maupun orang-orang yang membangun masjid akan merasa aman bahwa masjid yang mereka bangunan sudah terhindar dari gangguan kemungkinanterjadi,” jelasnya. “Oleh karenanya dalam seminar ini, kita mengangkat tema Revitalisai Fungsi Masjid Berbasis Manajemen Modern,” tambahnya.

Dalam seminar ini panitia akan mendatangkan narasumber, yakni Kanwil Kemetrian Agama Provinsi Sumatera Utara yang akan berbicara mengenai Profil dan Masalah Masjid di Medan dan Provinsi Sumatera Utara, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumut, Prof Dr A Abdullah MSi dengan topik Revitalisasi Fungsi Masjid, serta Manajemen Masjid yangakan disampaikan aktivis masjid sekalu pengelola Masjid Al Azhar Jakarta, Dr Ir Nana rukmana, pengelola Masjid Al Azhar Jakarta.

Selain itu panitia juga akan mendatangkan 7 pengurus masjid besar di Kota Medan yakni Masjid Raya Al Mashun, Masjid Agung, Masjid Al Jihad, Masjid Musabihin, Masjid Aceh Sepakat, Masjid Musanif dan masjid Al Osmani. Para pengurus masjid ini akan memaparkan sistem manajemen masjid yang mereka kelola sehingga menajdi inspirasi dan motivasi bagi pengurus manjid lainnya.

Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi sangat menyambunt baik digelarnya Seminar Nasional Manajemen Masjid yang diselenggarakan UIN Sumut bekerjasama dengan Harian Waspada ini. Eldin berharap melalui seminar ini, pengelolaan masjid ke depannya, terutama di Kota Medan akan semakin lebih baik lagi ke depannya.

“Saya sangat mendukung karena seminar ini juga akan membahas masalah sertifikat masjid, sebab tidak sedikit masjid yang belum memiliki sertifikasi meski sudah belasan tahun berdiri. Di Medan sendiri saat ini ada sekitar 1.050 masjid. Semoga dengan seminar ini, para pengurus masjid mengurusnya sehingga seluruh masjid memiliki sertifikat seluruhnya,” harap Wali Kota.

Begitu juga keinginan untuk mengaktifikan kembali remaja masjid, Eldin pun menyatakan dukungannya. Mantan Sekda Kota Medan ini optimis jika remaja masjid aktif kembali, mampu membentengi para remaja untuk menjauhi narkoba. “Apabila remaja sudah dekat dengan masjid, insya Allah mereka akan berpikir untuk melakukan tindakan negatif, terutama narkoba,” ungkapnya seraya berharap agar seminar ini berlangsung dengan sukases dan lancar. (red)

Loading...