“ Gatot Kaca Gambrengan” Akan Tampil Di Lapangan Merdeka

291

wayangM24.CO | MEDAN – Dua dalang kembar kondang asal Kota Solo yakni Ki Joko Syumarno dan Ki Joko Sutopo akan tampil mengisi acara panggung hiburan rakyat di sekitaran Lapangan Merdeka sabtu malam. Pertunjukkan spektakuler wayang ini berjudul “Gatot Kaca Gambrengan”.

Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan Hasan Basri, di Medan, Jumat (28/10/2016) mengungkapkan, pertunjukan wayang itu adalah rangkaian dari panggung hiburan rakyat. Acara ini merupakan yang keenam kalinya di gelar setiap pekan. Acara digelar setiap Sabtu malam. “Khusus untuk pertunjukan wayang kulit, dua dalang kembar kondang asal Kota Solo yakni Ki Joko Syumarno dan Ki Joko Sutopo didatangkan untuk mengobati kerinduan pengunjung akan seni budaya tradisional Jawa. Jika pada perhelatan panggung hiburan rakyat sebelumnya digelar mulai pukul 20.00 WIB, kali ini pertunjukan akan dimulai pukul 14.00 WIB,” ungkapnya.

Selain menampilkan food bazar dan lomba busana Jawa untuk tingkat SMU, juga diisi dengan lomba mewarnai pernak-pernik Jawa untuk tingkat anak-anak.

Pada malam hari, acara dimeriahkan pertunjukan wayang orang dengan lakon berjudul “Gatot Kaca Gambrengan”.

Sedangkan puncak acara diisi dengan pertunjukan wayang kulit yang akan dibawakan dua dalang kembar dari Solo, termasuk sinden dan penabuh gamelannya.

Dia menyatakan, agar pertunjukan wayang orang maupun wayang kulit dapat dinikmati semua warga, tidak hanya warga asal etnis Jawa saja, diusahakan bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa yang sudah menasional dicampur dengan bahasa Indonesia.

Diharapkan dengan begitu, masyarakat yang menonton pertunjukan dua wayang ini dapat mengetahui pesan yang akan disampaikan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama warga asal Jawa agar beramai-ramai untuk menghadiri pertunjukan ini mulai siang sampai malam hari ini,” katanya pula.

Ia menegaskan, panggung hiburan rakyat itu digelar untuk mendukung keinginan wali kota Medan memperkenalkan seni dan budaya seluruh etnis yang ada di Kota Medan kepada masyarakat maupun turis lokal serta mancanegara.

“Artinya, wali kota ingin para turis mengetahui setiap malam Minggu ada pertunjukan seni dan budaya di seputaran Lapangan Merdeka,” kata dia lagi.(Red)

Loading...