Gubernur Prihatin Lihat Banjir dan Jalan Rusak

184
Gubernur Prihatin
Gubernur Prihatin
Gubernur Prihatin
Gubernur Prihatin

M24.CO|MEDAN
Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi mengaku prihatin melihat kondisi Kota Medan. Pasalnya, hampir seluruh Jalan dan pemukiman warga diterpa banjir. Selain itu, kondisinya juga diperparah dengan banyaknya jalan rusak dan buruknya drainase.

“Kita prihatin melihatnya, inikan memang tugas Pemko Medan untuk memperbaiki dan merawatnya. Saat ini kan Pemko Medan sedang sibuk memperbaiki drainase dan jalan yang rusak beserta jajarannya, kita lihatlah dulu apa yang telah dilakukan pemko medan, mudah-mudahan dengan adanya perbaikan jalan dan drainase tersebut bisa mengatasi banjir yang sedang melanda kota medan ini,” ucapnya.

Kita juga apresiasi Pemko Medan yang menganggarkan dana Rp 1 Trilun untuk membangun drainase dan jalan di Kota Medan ini, artinya Pemko Medan serius mengatasi jalan rusak dan banjir di Kota Medan.

Lebih lanjut dikatakan mantan Bupati Sergai tersebut, Saya sudah bertemu dengan Wakil Walikota Medan, Memang tidak secara khusus. Dalam pertemuan itu sudah saya singgung agar Pemko Medan dan jajarannya dapat segera mengatasinya dengan baik.

Memang kita ketahui banyak faktor yang membuat banjir seperti, Banyaknya berdiri pemukiman- Pemukiman liar di Daerah Aliran Sungai (DAS), tingginya sendimentasi sungai contoh seperti di belawan, disana yang terjadi masyarakatnya masih banyak hanya buang sampah sembarangan ada juga yang buang kasur bekas dan lain sebagainya, inilah salah satu penyebab banjir tersebut.

Untuk itu dituntut juga kesadaran warga kota medan tentang hal tersebut. Masyarakat juga diharapkan jangan buang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempat yang telah disedikan sehingga Kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumut ini terhindar dari banjir setiap datang hujan, Ucapnya.

Ditambahkan Erry, Kita juga berharap kepada Badan Wilayah Sungai (BWS) agar proaktif dalam menjalankan tugasnya dengan melakukan pengerukan sungai yang sudah dangkal sehingga banjir dapat dimiminimalisir setiap datang hujan, Ucapnya.

Karena dangkalnya sungai dan tingginya intensitas hujan sehingga sungai tak dapat menampung air terjadilah banjir, Katanya. (red)

Loading...