Hasil Labfor Belum Keluar, Kegiatan di Eks Gedung Aksara Ilegal

20

MEDAN|Pemerintah Kota (Pemko) Medan memastikan tidak akan mengambil tindakan terhadap lahan bekas Pasar Aksara, yang pernah terbakar pada Juli tahun lalu. Jikapun sekarang terlihat ada penghancuran bangunan di lahan tersebut, bukan kebijakan dari Pemko Medan, melainkan PT AJI selaku pemegang hak guna bangunan.

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, menjelaskan kalau sejauh ini pihaknya baru sebatas memasang pagar seng di lokasi bekas lahan Pasar Aksara.

“Kita tidak akan melakukan pembangunan gedung di lokasi bekas Pasar Aksara. Saat ini hanya sebatas memagar areal. Itu pun untuk persiapan pembangunan Flyover Aksara,” jelasnya belum lama ini.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean, mengaku heran dengan sikap PT AJI maupun Pemko Medan, dalam hal ini PD Pasar. Pasalnya hasil labfor peristiwa terbakarnya Pasar Aksara hingga kini belum juga di umumkan oleh Polrestabes Medan dan masih tahap penyelidikan.

“Jika mengacu pada peraturan, tidak boleh ada kegiatan di areal yang terpasang policeline, sampai dengan dikeluarkannya hasil labfor. Itu kan daerah terlarang. Tapi faktanya, beberapa hari ini sudah ada kegiatan di gedung bekas Pasar Aksara,” ungkapnya dengan nada heran, Kamis (27/4).

Politisi Demokrat ini menambahkan, seharusnya aparat penegak hukum bertindak tegas mengenai aturan yang mereka buat. Sebab, tidak boleh ada kegiatan di areal terlarang. Begitupun pihaknya tidak mengetahui pasti, apakah PT AJI mendapatkan izin dari Polrestabes Medan maupun Pemko Medan untuk beraktivitas di areal yang sampai saat ini masih belum diketahui penyebab kebakarannya.

“Pemko Medan harus bertindak tegas. Kontrak PT AJI kan sudah berakhir. Kalaupun mereka lakukan pembongkaran, berarti harus mendapatkan izin. Kalau sebaliknya, berarti ilegal,” ketusnya.

Seperti diketahui, bulan Juli tahun lalu, kebakaran hebat melanda gedung Aksara Plaza. Akibatnya hingga saat ini, ratusan pedagang kehilangan tempat berjualan dan memilih bertahan dan menggelar dagangan mereka di pinggir Jalan HM Yamin (Jalan Serdang, red) dan Jalan AR Hakim. (red)

Loading...