HT Bahrumsyah: Kota Medan Punya Potensi Wisata Layak Jual

134

ht-bahrumhsyahM24.CO|MEDAN
DPRD Medan mendorong Dinas Pariwisata Kota Medan serius menggali potensi wisata yang ada di Kota Medan. Dinas Pariwisata diminta tanggap dalam mengelola situs sejarah dan cagar budaya yang ada.

Sistem pengelolaan disarankan melibatkan semua unsur serta kerjasama antar SKPD. Sehingga, dipastikan dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan ini disampaikan anggota DPRD Medan HT Bahrumsyah, Kamis (27/10) saat mengikuti rapat pembahasan Perumbahan APBD Pemko Medan tahun 2017 di ruang paripurna DPRD Medan. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingi sejumlah anggota dewan dan jajaran SKPD Pemko Medan diantaranya kadis Pariwisata Medan Medan Drs Hasan Basri.

Dikatakan Bahrumsyah, kota medan memiliki banyak potensi wisata yang layak jual seperti situs kota cina di belawan serta bangunan cagar budaya yang saat ini minim pemeliharaan. Untuk pengelolaan itu, dikatakan Bahrumsyah tidak boleh Dinas Pariwisata saja yang menjalankannya seperti sarana dan prasarana jalan tapi harus namun melalui lintas sektoral.

Sama halnya anggota dewan lainnya Godfried Effendi Lubis mempertanyakan komitmen Dinas Pariwisata terkait keseriusan pengelolaan seluruh cagar budaya dan situs sejarah serta seluruh obyek wisata yang ada di kota Medan.

Bukti keseriusan mengelola obyek wisata tentu akan didukung berbagai faktor seperti menambah anggaran. Godfried mengatakan jika benda benda bersejarah di kota Medan tidak dipelihara dikuatirkan punah bahkan hilang begitu saja. Untuk itu kata politisi Gerindra ini Dinas Pariwisata supaya memiliki komitmen tinggi upaya pemeliharaan seluruh obyek wisata yang ada.

“Kita setuju anggaran pemeliharaan situs sejarah dan cagar budaya ditambah. Bila perlu anggaran untuk hiburan akhir tahun dihapuskan,” ujar Godfried.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Medan Drs Hasan Basri menanggapi saran anggota dewan mengatakan, terkait upaya peningkatan pemeliharaan situs dan cagar budaya di kota Medan, pihaknya sudah melakukan program dan tercantum master plan. “Kami sudah menggodoknya melalui forum tata kelola pariwisata,” terang Hasan. (red)

Loading...