HUT Satpol PP, Motto Praja Wibawa Harus Dipegang Teguh

325

SATPOL PPM24.co-MEDAN
Gubernur Ir HT Erry Nuradi MSi bertindak sebagi inspektur Upacara pada peringatan HUT ke 66 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tingkat Provinsi Sumatera Tahun 2016, Senin (8/8) di halaman Kantor Gubsu Jalan P Diponegoro No.30 Medan.

Dan Kasat Pol PP Deli Serdang Suryadi Aritonang bertindak sebagai komandan upacara.Hadir pada acara tersebut mewakili FKPD Provsu, Kepala BNN Provsu Brigjen Pol Andi Ludianto, Sekdaprovsu Hasban Ritonga, mewakili Bupati/Walikota se Provinsi Sumatera Utara, para direktur Perusahaan Daerah/BUMD Provinsi Sumatera Utara, para tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat Sumatera Utara dan para kepala Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara dan para kepala SKPD Provsu.

Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi berpesan kepada seluruh jajaran polisi pamong praja di seluruh Sumatera Utara agar tetap memegang teguh motto Praja Wibawa atau pemerintahan yang berwibawa dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

“Dalam menjaga wibawa pemerintah daerah keberadaan Satpol PP harus senantiasa mengedepankan sikap yang tepat dan bijaksana. Menjadi aparat yang ramah bersahabat, peka terhadap perubahan dinamika, sehingga dapat mwnciptakan suasana dan nuansa kesejukan bagi masyarakat, namun tetap tegas dalam bertindak demi tegaknya peraturan yang berlaku,” ujar Gubsu.

Dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat lanjut Gubsu dapat dijalankan berdasarkan prinsip kemanusiaan dengan memperhatikan hak azasi manusia, tidak hanya dalam teknis pelaksanaannya, tetapi juga dalam substansi kegiatannya.

Untuk itu Gubsu juga menghimbau kepada segenap jajaran satuan polisi pamong praja di seluruh Sumatera Utara harus mampu mempersiapkan juga dan mengoptimalkan berbagai langkah dan strategi guna mewujudkan harapan tersebut.Selanjutnya Gubsu juga mengharapkan jajaran polisi pamong praja di seluruh provinsi Sumatera Utara memiliki pola sikap dan tindak yang memiliki unsur humanis, berdedikasi, disiplin dan tegas.

“Salam, sapa, senyum atau 3S diperlukan untuk menunjukkan bahwa polisi pamong praja adalah pribadi yang ramah, yang mampu memberikan ketulusan pelayanan bagi masyarakat,” sebut Gubsu.

Gubsu pada kesempatan tersebut juga mengharapkan kepada satuan polisi pamong praja harus mengutamakan sisi preemtif dan preventif melalui mekanisme persuasif, pencegahan, penyuluhan dan mengedepankan model penyelesaian di hulu daripada di hilir.

“Dengan begitu, wajah polisi pamong praja tidak lagi nampak garang dan yang lebih penting adalah benturan-benturan dapat dihindari serta kesadaran masyarakat terhadap peraturan semakin meningkat,”ujarnya.

Menurutnya, langkah yang harus senantiasa ditempuh adalah memberikan desiminasi dan menjadi rule model akan kepatuhan terhadap suatu peraturan. Acara tersebut diisi berbagai atraksi bela diri dari satpol kabupaten/kota dan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara dan juga hiburan. (red)

Loading...