Ibu Tak Sanggup Menghidupi, 4 Anak Lontang Lantung di  Sidimpuan

365

M24.CO | PADANG SIDIMPUAN – Abdul Haris Pardede, Irma, Nurainun dan Putra adalah 4 kakak adik. Mereka tinggal bersama ibunya di Desa Batang Baruar Gunung Tua Padang Lawas Utara. Ayahnya sudah sejak lama meninggalkan mereka.

Sejak seminggu lalu, keempat saudara ini nekat meninggalkan desanya. Mereka pergi tanpa tujuan untuk mencari penghidupan. Ibu mereka yang miskin sudah tidak mampu lagi menafkahi keempat anaknya.

Mereka pergi dengan membawa bekal baju seadanya. Hingga akhirnya mereka kemarin sampai di kota Padang Sidimpuan. Karena tidak memiliki sanak keluarga, sang Kakak selalu membawa adik adiknya tidur diemperan toko untuk istirahat.

“Sudah seminggu bang kami disini. Mamak kami sudah nggak sanggup lagi membiayai kami. Jadi kubawalah adik adik ini. Rencananya aku mau cari kerja,” jelas Abdul Haris Pardede dengan bahasa daerahnya, Senin (26/9/2016) siang.

Untuk mengisi perut adik adiknya, Haris setiap harinya berusaha mencari kerja. Namun usahanya belum berhasil. Untuk makan, terkadang mereka di beri orang yang lewat. “Kerja apapun aku mau bang. Tapi belum dapat. Aku kasihan sama adik adikku ini. Kadang mereka nangis karena kelaparan. Sedih ya sedih bang. Tapi tak mungkin ku tunjukkan sama orang ini,” katanya.

Jika malam, tambah Haris adiknya yang perempuan sering kedinginan. Belum lagi jika adiknya yang paling kecil, Putra menanggis. “Kami tidur diemperan hanya beralaskan kain saja. Kalau mereka kedinginan aku peluk, kalau lapar kubilang besok siang sudah ada makanan. Tunggu sebentar. Itulah kubilang bang. Padahal besok pun tak ada makanan,” ucapnya sambil manahan air mata.

Begitupun, Haris mengaku tidak ingin bersedih. Dia hanya berdoa semoga ada jalan nantinya. “Aku ingin adik adikku bis asekolah bang. Biar mereka pintar dan bisa bantu mamak,” harapnya.

Keempat anak ini, kini sudah berada di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang Sidimpuan. Mereka dibawa oleh Ahmad Hasurungan  Harahap, SH yang merupakan Kasi Pidum Kejaksaan setempat. Menurut Ahmad, anak anak ini dia temukan di emperan toko Kota Sidimpuan. “Ya kulihat mereka disana berkumpul. Ku tanya tapi mereka nggak mau jawab. Mungkin takut. Tapi kata abangnya mereka mau cari kerja,” jelas Ahmad.

Mengetahui kondisi miris itu, Ahmad berinisatif membawa mereka ke Dinas terkait. “Semoga mereka mendapat perlindungan disini. Saya juga berharap abangnya bisa menjadi orang kelak,” ucapnya.(Sabar)

Loading...