Indra Wahidin Terpilih Keempat Kali sebagai Ketua DPD Walubi Sumut

419

14608132_10210614151610726_110911049_n-copy
M24.CO|MEDAN

Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sumatera Utara periode 2016-2021. Untuk keempat kali pengurus memilih kembali sebagai Ketua DPD Walubi Sumut, Indra Wahidin. Dalam sambutannya Indra Wahidin mengatakan kerukunan umat beragama mengucapkan terimakasih kepada panitia Musda dan panitia pelaksana karena secara baik dan kompak menerima tanggungjawab masa tugas yang lalu Sehingga dapat terbentuk kepengurusan masa bakti 2016-2021 dengan baik.

14627855_10210614127730129_777187953_n“Kepercayaan ini merupakan tanggungjawab bersama sebagai tonggak kebersamaa dalam menciptakan kerukunan umat beragam di Sumut terutama di kota Medan. Selain itu, khususnya dengan Kodam I/BB yang bersama-sama menjalankan misi sosial selama yang dimulai sejak tahun 2011 sudah mencapai 17 ribu operasi mata kepada masyarakat sebagai bentuk cinta terhadap sesama manusia. Hal ini terlaksana karena bersama-sama TNI melakukan kegiatan bakti sosial sosial selama ini. Ada 10 majelis agama Budha dan tokoh muda menciptakan keharmonisan antar umat beragama di Sumut karena Sumut merupakan pencampuran budaya yang multi etnis, agama dan ras. Walubi selalu melakukan komunikasi kepada sesama pemeluk agama untuk menjaga harmonisasi untuk mewujudkan perdamaian yang abadi,” papar Indra Wahidin.

Selain itu, Plt Kesbanglimnas Sumut, Zulkifly Taufik yang mewakili Gubsu, Teunku Erry Nuradi dalam kesempatan ini memberikan perhargaan terhadap Walubi Sumut atas nama pemerintah memberikan apreasia yang setinggi-tinggi. “Selamat kepada dapat menyambung tongkat estafet yang sebelumnya tercapai. Selain itu diantara kemajemukan kita dengan menyebarkan kebencian terhadap dengan membangun kebersamaan di tengah perbedaan dan saling menghormati antar umat beragama.

Dia menambahkan Sumut memiliki keharmonisan yang sangt baik yang dibangun oleh masyarakat saat ini. Keharmonisan tersebut dijadikan motivator antar suku, agama dan ras. “Dalam membina kerukunan ini selalu terjaga dalam perbedaan yang ada. Saya berharap kepada komponen di Sumut dengan menjaga kerukunan dengan sikap toleransi umat beragama dan mengedukasi setiap informasi untuk disampaikan dengan baik agar dapat memahami nilai-nila kebhinekaan tunggal ika,” papar Zulkifly Taufik.

14741144_10210614126770105_726088791_nSementera Kasdam I/BB Brigjen TNI, Tiopan Aritonang dalam sambutannya mengatakan dapat meningkatkan silaturahmi di mana di era globalisasi banyak tantangan teehadap anak bangsa yaitu krisis kebangsaan yang tidak menutup kehancuran negara ini dikarena adanya perbedaan yang menjadi alasananya. Jadi, untuk menjaga keharmonisan dan menghadapinya kita harus mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari agar bangsa menjadi bangsa yang tetap menjaga kemajemukan.

“Dengan seminar kebangsaan ini nantinya dapat meningkatkan keharmonisan di seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, masalah narkoba menjadi bahaya kita bersama untuk mencegah dalam memberantas narkoba tersebut harus bersama-sama karena saat ini Indonesia dalam darurat narkoba. Jangan masalah narkoba ini hanya menjadi PR berat BNN tapi masalah adalah masalah bersama bangsa ini. Dan, Bagi pengurus yang baru mampu meningkatkan program kerja lebih baik lagi. bukan hanya saja bergerak dibidang sosial tapi juga di bidang properti dan pendidikan kedepannya,” ungkap Kasdam I/BB

Acara juga diisi dengan seminar kebangsaan di Hee Lai Ton restauran Jalan Ghandi no. 123 Medan. Dan, acara dihadiri Kasdam I/BB, Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) yang sebelumnya dipegang Hartati Murdaya, Kesbanglimnas Sumut, DPD RI Sumut, Parlindungan Purba, FKUB Sumut, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan.[winsah]

Loading...