Ini Dia Jurus ‘Gombal’ PLN Bohongi Warga

184

M24.CO|MEDAN

Momentum Hari Listrik Nasional yang diperingati setiap 27 Oktober, tidak berkesan bagi warga Sumatera Utara (Sumut).

Hari Listrik Nasional diperingati setiap tahun tetapi kondisi listrik di Sumut dan sejumlah daerah masih memprihatinkan. “Pemadaman bergilir sepanjang 1 dekade terakhir belum kunjung teratasi bahkan makin memprihatinkan,” cetus Sekretaris Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK), Padian Adi S Siregar dalam siaran persnya yang diterima, Sabtu (29/10).

Bahkan, program pemerintah untuk membangun pembangkit baru sebesar 35.000MW sepertinya belum terealisasi ke Sumut untuk mengatasi krisis listrik yang sudah meneror mental masyarakat.

Tidak adanya political will dari Gubernur untuk mendesak PLN untuk menjalankan tanggungjawab sosial memenuhi kebutuhan energi listrik di Sumut. Sikap Gubernur yang dinilai ‘acuh tak acuh’ membuat PLN semakin merajalela melakukan pemadaman sporadis tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Pemadaman yang terjadi seringkali menciderai rasa tentram masyarakat seperti hari besar keagamaan, pelaksanaan UN dan kegiatan lainnya,” ucap Padian.

Sekretaris LAPK ini menambahkan, untuk kesekian kalinya petinggi PLN di regional Sumut ‘membohongi’ warga. Betapa tidak, melalui media massa petinggi PLN berjanji tidak bakal ada lagi pemadaman bergilir.

Loading...