Ini Nama Pelaku Kerusuhan Tanjung Balai

190

RUSUH TANJUNG BALAIM24.co-MEDAN
Hingga kemarin, pihak kepolisian telah menetapkan 12 tersangka dari 39 orang terperiksa terkait kerusuhan di Tanjungbalai yang terjadi, Jumat (29/7).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menjelaskan, 12 tersangka itu adalah, M Aldi Rizki Panjaitan (16), (siswa SMKN-6) Tanjungbalai, Andika (21), M Iqbal, (17), ketiganya warga Jalan Juanda Tanjung Balai. Ketiganya ditangkap karena mencuria pelak mobil dan radio di depan SMPN 10 saat kerusuhan itu terjadi.

Kemudian, Aldi Al Arif Munthe (18), warga Jalan Sei Dua, Rm H Eden, karena mencuri DVD di Selat Lancang, Fikri Firman (16) (siswa SMPN-10) warga Jalan Rambutan, Tanjung Balai, Azri Puswaru (18), (siswa Sekolah Paket Sakina Husada) warga Jalan Pepaya, Tanjung Balai, M Rasid Manurung (17) (siswa Sekolah Paket Sakina Husada) warga Jalan Rambutan, Tanjung Balai, ketiganya melakukan pencurian tabung gas di tempat ibadah daerah Selat Lancang, Tanjung Balai.

Selanjutnya, Muhammad Faizal (21), (pedagang, red) warga Jalan Sudirman Km 1, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, melakukan pencurian alat pertukangan listrik berupa bor.

Sedangkan, Muhammad Hidayat (19), warga Jalan MT Haryono, Lingkungan V, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Herman Ramadhan alias Ade Willi Ferdinan (27), warga Pasar Baru, Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Seitualang Raso, Zulkifli Panjaitan alias Jul, warga Jalan MT.Haryono Lingkungan II, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Seitualang Raso, Abdul Rizal alias Aseng (27), warga Perumahan PNS Pasar Baru, Kecamatan Seitualang Raso, Tanjung Balai.

“Situasi kota Tanjung Balai sampai dengan saat ini aman terkendali. Kita sudah menetapkan 12 orang tersangka dari 39 terperiksa. Sedangkan garis Polisi masih dipasang di 15 TKP,” jelas Rina.

Saat ini, sambung Rina, petugas gabungan sedang melakukan pembersihan terhadap puing-puing pembakaran sejumlah rumah ibadah.

“Selain menetapkan tersangka saat ini ada 39 orang yang sedang diperiksa. Proses pembersihan dilakukan tim gabungan Polri, TNI, Dinas Kebersihan, Pemadam Kebakaran, warga sekitar dan jemaat. dipimpin langsung Walikota Tanjung Balai,” terangnya.

Sementara Kasubdit III/Umum Direktorat (Dit) Reskrimum Poldasu mengatakan, dari 39 saksi yang diperiksa itu tidak tertutup kemungkinan menjadi tersangka tergantung hasil penyelidikan dan penyidikan.

“Kemungkinan penambahan tersangka itu sangat besar. Karena kita sedang melakukan pencarian lagi termasuk penebar isu melalui media sosial, seluruh tim sedang fokus bekerja di lapangan,” kata Faisal yang mengaku pihaknya sedang melakukan penyelidikan lanjutan di lokasi. (red)

Loading...