Tingkat Kecelakaan di Sergei Naik, 2 Pelajar Kembali Tewas Dilindas Fuso

589

M24.CO|SEI BAMBAN

Laka lantas merenggut nyawa kini kembali terjadi di jalinsum Medan Tebing Tinggi tepatnya di KM 64-65 Dusun IV, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Sergai  dua pelajar Zacky Siburian alias Zacky (16) dan Aman Marulitua Samosir alias Aman (14)  keduanya warga Dusun VII Tapian Nauli, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Sergai tewas mengenaskan dengan kondisi perut dan kepala pecah akibat dilindas mobil truk Sabtu (8/10) sekira pukul 22:30 WIB.

Peristiwa mengenaskan itu bermula Zecky berboncengan dengan Aman menggunakan kreta Honda Revo berwarna silver  tanpa nomor polisi dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.  Zecky berpacu dengan kecepatan tinggi  itu mencoba untuk menyalip mobil truk  Fuso BK 8150 VN yang dikemudikan Ridwan (52) warga Dusun IV, Desa Sipare-Pare, Kecamatan Air Putih, Batu Bara.

Namun, sesaat akan mendahului truk muatan sawit itu kreta pelajar SMA di Sei Rampah ini bersenggolan dengan truk jenis fuso yang datang dari arah berlawanan  hingga  Zecky dan Aman beserta kretanya itu terpental ke kiri  tepat di bawah truk Fuso Ridwan hingga tubuh keduanya pun terlindas, bagian perut Zecky dan bagian kepala Aman pecah seketika keduanya pun tewas di tempat, Ridwan dapat di amankan warga sedangkan truk fuso yang bersenggolah dengan kreta Zacky berlalu begitu saja.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung  mengerumuni  mayat kedua korban itu, selang satu jam pihak Sat Lantas Polres Sergai yang mendapat laporan langsung turun kelokasi, di bantu warga setempat keduanya di evakuasi ke RS. Melati Kampung Pon.

Tewasnya dua pelajar itu ternyata menambah jumlah korban pelajar yang tewas setiap malam minggunya , sebelumnya Sabtu (13/8) lalu pelajar SMA Gopal Ardian Putra (16) warga Dusun VI, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai tewas di gilas bus Batang Pane di KM 66-67, Dusun XVI,  Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Senin (12/9) sekira pukul 13:45 WIB  M. Riski Pratama (17) pengendara kreta Honda Verza berboncengan dengan Pratiwi (16) keduanya juga pelajar yang tinggal di Sintar  juga tewas di tabrak bus sentosa di JM 64-65 Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban dan Senin (13/9) sekira pukul 20:00 WIB.

Lalu, pelajar SMA Sei Rampah yakni Aprial Yogi (18) warga Desa Pon, Sei Bamban juga tewas saat kreta Honda Beadnya bertabarakan dengan kreta mio di KM 64065 Desa Sei Bamban, Sergai  Aprial Yogi tewas dengan luka dibagian kepala, deretan korban tewas pelajar itu merupakan tamparan bagi Sat Lantas Polres Sergai  untuk memberikan bimbingan bahaya lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Sergai AKP. Sarifuddin kepada M24.CO mengatakan pihaknya telah mengankan  kedua kendaraan kreta dan truk.

“Laka tersebut sudah kita tangani san saat ini kedua korban sudah di evakuasi kerumah duka supir truk dan kendaraan sudah kita amankan guna proses lebih lanjut” ucap Sarifuddin.(metro24/darmawan)

Loading...