Kemiri, Harimau Sumatra di Australia Berulang Tahun ke 22

165

SumateraM24.CO – MELBOURNE – Harimau Sumatra tertua di Kebun Binatang Adelaide Zoo terpaksa dibius dengan anestesi umum untuk diperiksa kesehatannya sebelum merayakan ulang tahunnya yang ke 22.

Harimau Sumatra bernama Kemiri itu menjalani pemeriksaan kesehatan di Pusat Kesehatan Hewan Kebun Binatang Australia Selatan, yang memungkinkan dokter hewan memeriksa secara teliti kondisi kesehatan kucing besar itu untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir.

Dokter hewan memeriksa fungsi hati dan ginjal Kemiri serta gigi dan cakarnya, yang dapat tumbuh menjadi tapal harimau.

“Melakukan pemeriksaan kesehatan klinis pada harimau tidak yang berbeda dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pada kucing domestik di klinik hewan swasta,” kata Dokter Hewan dari Kebun Binatang SA, Dave McLelland.

“Hanya saja yang satu ini akan menyebabkan Anda lebih banyak cedera jika bangun. Ini soal menjaga anestesi yang aman sehingga hewan itu sendiri baik dan sehat, dan pada saat yang sama, kita tidak ingin staf dokter hewan kami berada di posisi yang berisiko yang amat jelas,” katanya.

Anestesi ini diberikan melalui anak panah yang diarahkan pada hewan berbobot 80 kilogram itu dan harus diawasi secara ketat karena dapat menimbulkan risiko untuk hewan besar itu. Jerapah, misalnya, tidak biasanya menjalani anestesi karena risiko kesehatan.

McLelland mengatakan Kemiri berada dalam kondisi kesehatan yang wajar untuk harimau yang berusia di awal 20-an tahun.

“Dia memang memiliki sedikit perubahan rematik di punggungnya, dan beberapa masalah gigi di mulutnya yang kita harus awasi,” katanya.

Kemiri lahir pada 1994 di Taronga Park Zoo, Sydney dan tiba di Kebun Binatang Adelaide pada tahun berikutnya. Ketika ia memasuki usia 22 tahun ia akan menjadi harimau tertua kedua di Australia.

Harapan hidup harimau Sumatra di penangkaran adalah 20 tahun, dibandingkan dengan hanya 12 tahun yang hidup di alam liar. Populasi harimau liar saat ini berada di posisi terendah, dimana diperkirakan hanya ada kurang dari 400 harimau Sumatra saja di alam liar dibandingkan dengan populasi satu abad lalu yang mencapai sekitar 100 ribu ekor.

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/kemiri-harimau-tertua-di-australia/7684004

Loading...