Kisruh Pembangunan Sutet, PLN Diminta Transparan

pembangunan sutetM24.CO | BINJAI – DPRD Kota Binjai meminta PT PLN transparan dalam menyelesaikan kisruh pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Kota Binjai. Sehingga kisruh antara warga dan PT PLN bisa di selesaikan dengan cepat.

Syarif Sitepu, Legislator DPRD Binjai dari Komisi A, dalam waktu dekat ini, DPRD Binjai bersama warga, serta Pemerintah yang dalam hal ini berada pada posisi yang netral, akan duduk bersama untuk berdialog. PLN sebagai pihak pemrakarsa, wajib menghormati dokumen Amdal yang telah dibuat PLN sendiri.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Syarif Sitepu, juga meminta kepada pihak PLN, agar transparan terhadap warga. “Laksanakan kewajiban PLN, jangan lari dari tanggung jawab. Bahkan PLN sering tidak hadir saat ada unjuk rasa warga, seolah olah membenturkan permasalahan ini antara aparat dengan warga,”sebutnya.

Loading...

Dalam persoalan Sutet ini, Muhammad Syarif Sitepu meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Dirinya berharap agar warga tidak melakukan perbuatan anarkis, dan pada akhirnya akan merugikan diri sendiri.

“PLN tidak boleh mengorbankan masyarakat. Ada kewajiban PLN yang tertuang di Amdal, walaupun sutet merupakan proyek negara, namun dalam hal ini pihak PLN harus mematuhi rambu-rambu,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai pembangunan tower yang berada di titik 08 dan titik 09 Kelurahan Nangka, Muhammad Syarif sitepu meminta kepada pihak PLN, agar membuka dialog proaktif terhadap warga. “Rapat terakhir masyarakat melalui DPRD kota Binjai, meminta kepada BLH provinsi untuk menunda sementara titik 08 dan 09. Saya rasa pihak PLN bisa membuka komunikasi dengan masyarakat yang terkena dampak langsung, serta bisa menghormati permintaan warga,” pungkas Syarif Sitepu. (dan)

Loading...