Lapor!! Minyak Oplosan Menjamur di Tabagsel Akan Ditindak

M24.CO|SIDIMPUAN

Polres Sidimpuan diminta untuk menertibkan minyak tanah oplosan yang akhir akhir ini banyak beredar di tengah tengah masyrakat.
Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Muslim Indonesia (YLKMI) Sidimpuan Azmin Gea kepada metro24.co, menyikapi kebakaran yang menghanguskan 17 rumah di Pasar Panyabungan Mandailing Natal (Madina).

Azmin juga berharap agar pemerintah melalui Dinas Pasar dan polisi melakukan koordinasi agar minyak oplosan yang beredar di kota Sidimpuan agar segera ditarik dan ditertibkan sebelum menimbulkan bahaya kepada konsumen serta pada masyrakat.

Loading...

“Polisi dan pemerintah bisa menggunakan pasal untuk menjerat para mafia migas didaerah ini dengan pasal 54 UU No 22/2001 tentang minyak dan gas bumi yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,”imbuhnya

Sementara Plt Kepala Dinas Koperasi UKM perindag dan Pasar, Nurman Siregar yang disampaikan Kasip Perdagangan, Junigar Simatupang, berjanji akan segera membentuk tim untuk melakukan pencegahan peredaran minyak tanah (minah) oplosan di kota salak.

Bahwa pihaknya tetap melakukan operasi pasar apalagi di saat menjelang hari raya besar seperti Natal dan Tahun Baru,untuk menghindari BBM oplosan berjenis minyak tanah yang saat ini marak di Tabagsel.

“Dalam waktu dengan kita akan ber kordinasi dengan pihak kepolisian, untuk melaksanakan operasi tersebut, disetiap kios dan warung untuk menertibkan pengecer dan penjual minyak yang diduga dioplos oleh para pedagang untuk mengambil ke untungan yang lebih besar tanpa memperdulikan imbas dan bahaya yang mengancam,”katanya. (sabar)

Loading...