Masyarakat Medan Utara Tanam Pisang Dan Mancing di Simpang Kantor

14445995_1369811696377354_975586011529790012_nM24.CO|LABUHAN

Masyarakat Medan Utara menanam pisang dan memancing di lokasi banjir dan kondisi jalan Simpang Kantor. Kekesalan masyarakat kepada Pemrovsu dan Pemko Medan juga diperlihatkan dengan menanam pohon pisang disepanjang jalan rusak.

Masyarakat Medan utara yang mengaku kesal dengan tidak adanya perhatian pemrovsu dan Pemko medan terpaksa harus turun ke jalan memblokir jalan dengan cara memancing ikan dan menanami pohon pisang Senin (26/9) sekira pukul 14.00 WIB.

Loading...

Hingga kini, tanaman pisang dan jalan rusak masih terlihat diblokir sejumlah masyarakat medan utara. Lokasi jalan rusak yang terjadi sepanjang 100 meter disimpang kantor turut drainase tidak berfungsi hingga air menguap ke badan jalan. Kerusakan disebabkan truck tonase berat yang melintasi jalan hingga kondisi berlubang bak kubangan kerbau.

Akibatnya berdampak kepada masyarakat hingga berbulan bulan tidak dapat mengais rejeki di kawasan Simpang Kantor. Seperti dialami Akiong, pedagang emperan itu tidak membuka warung dikarenakan kondisi air yang tidak kunjung surut ditambah jalan berlubang dengan kedalaman mencapai 20 Cm.

” Sudah berbulan bulan tidak jualan bang, mau makan apalah anak istriku, warung pun sudah tutup, pemerintah kayak enggak perduli sama masyarakat medan, berharap besarlah kondisi drainase dan jalan dapat diperbaiki dengan tuntas, itu saja bang harapan kami masyarakat medan labuhan,” katanya. (Irul)

Loading...